Onani kata-kata, sebuah frasa unik, lucu, berbau dosa, memancing kemarahan, aneh, menggugah, mengharukan atau justru membuka mata hati. Tergantung dari mana kita memandang dan menanggapinya.
Onani kata-kata, sebuah istilah yang digunakan seseorang untuk menyebut gerakan menulis di blog. Onani kata-kata. Sepertinya dipakai untuk menggambarkan kegiatan mencari kepuasan pribadi belaka dari menulis di blog.
Menulis di blog, atau kegiatan di blog lainnya yang kita sebut saja blogging, ternyata dinilai sia-sia. Persis seperti onani.
Benarkah?
Benarkan blogging tidak bermanfaat apa-apa? Sebuah pertanyaan yang pasti akan dijawab tidak oleh semua yang mengaku blogger, tentu saja.
Tapi agar tidak salah faham dan dipandang taqlid buta, mari kita tinjau dari segi data, fakta, dan cerita.
Blogosphere adalah dunia ide, tempat hasil pemikiran, usulan, rencana, berbagi dan bersilaturahmi.
Ya, manfaat paling sederhana dari blogging adalah silaturahmi. Dimana kita bisa bertemu teman-teman baru, teman-teman lama, menemukan orang-orang yang satu ide, yang berbeda pendapat dan belajar menerima perbedaan.
Ah, silaturahmi seh, lewat sms juga bisa.
Eh, siapa bilang hanya silaturahmi?
Coba kita berkunjung ke blognya cakmoki, lalu bertanya pada dirimu sendiri, sudah berapa mahasiswa calon dokter yang terbantu dengan bahan-bahan ilmu kesehatan yang disediakan beliau di blognya? Berapa manusia yang akhirnya memahami tentang kesehatan pribadi dan orang-orang yang dicintainya? Siapa tahu, mereka yang sehat ini akan merubah dunia kita menjadi lebih baik nanti. Untung mereka baca blognya cakmoki kemarin, hingga akhirnya berhati-hati dalam memotong kuku dan tidak jadi mati karena infeksi.
Atau kita ke blognya Pak Urip saja, lalu kembali pertanyakan, ada berapa banyak siswa yang akhirnya mengerti kimia dari sini. Atau sederhana saja, ada berapa guru dan calon guru yang tersadarkan bahwa proses pendidikan itu dengan hati. Siapa tahu, suatu hari nanti mereka-mereka ini yang akan duduk di kursi penting departemen pendidikan dan menjungkir balikkan kepalsuan pendidikan berorientasi bisnis keuntungan saat ini.
Atau berapa anak terbantu dengan gerakan berbagi senyum dari mba evy?
Belum puas? Memang, semua masih berkisar pada ide, rencana, abstrak.
Tapi memasuki pertempuran tanpa strategi selalu menghasilkan kekalahan.
Sekiranya cukuplah penjelasan ini, mohon dimengerti.
Tidak ada maksud kami menyia-nyiakan waktu berharga ini. Bukan untuk kepuasan pribadi. Kami benar berniat memperbaiki. Tidak ada sensasi, hanya sebuah keinginan bersama.
Tidak perlu dihargai, cukup pikirkan dan mari berjalan bersama bila memang menyetujui. Jika tidak setuju, sudahlah, kita masih bisa berjalan bersama.
Maka biarkan kami melanjutkan onani kata-kata ini, daripada kami benar-benar onani tanpa celana? Pilih mana?
Untuk yang namanya-tidak-bisa-disebut: Tidakkah kau lihat perjuangan ini tidak musnah kawan? Masih bersediakah kau melihat tetesan air mata kami dalam artian menangis sebenar-benarnya? Bangkit, kumohon, jangan biarkan semua ini terhenti…
The only things in life you regret,
Are the risks that you didn’t take.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Penulis : Fadil Parker Al-Spidermanisi
Juni 1, 2007 at 3:24 pm
Saya turut mendukung dari belakang… Walaupun saya tidak bisa menulis seperti wadehel maupun kalian pendukung omaigat… Semoga ide dan onani kata-kata akan mengilhami semua orang yang singgah di blog ini… termasuk saya tentunya..
Sekali lagi
Semangat
Satu kata: LAWAN!!!
Juni 1, 2007 at 3:49 pm
siapa bilang blogosphere gak ada gunanya?
baruuu aja saya dapet Ilmu baru dari Pak Cakmoki…juga dari Mbak Chelicious…Juga dari Bu Evy…
dari blog juga saya yang memiliki kemampuan bahasa yang sangat payah, juga baru nyadar kalo jari manis saya lebih panjang 5mm ketimbang jari telunjuk saya…
saya sedikit menyesal belum s4 ketemu sama Oom Wadehel, coz baru aja saya datang, beliaunya udah gantung diri, n saya belum dapet ilmu kesaktian maupun aji – aji lainnya.
untunglah…dengan adanya sekelompok orang yang tidak kenal menyerah, saya (berani berharap) dapat mendapatkan ‘pencerahan’ yang mungkin berbeda, tapi lebih variatif tentunya.
kip fite!
vivat!!!
Juni 1, 2007 at 5:10 pm
i’ll see what i can do
Juni 1, 2007 at 5:17 pm
hahahhahahhaha
“Onani Kata2″ geram banget ni judul nya ya
hehheheh kalo mo ngomong soal manfaat blog sih.. panjang banget manfaatnya ga usah dikumpulin semuanya.. coba dibariskan tiap orang yang bikin blog trus suruh tulis manfaatnya blog bagi dia.. wihhh djamin ga akan cukup dah kertas untuk menampungnya…..
Ayoooooooooooooo bangun Republik Blog Indonesiaaaaaaaaaaaa
negara yang benar2 demokratis… saling kritik tanpa perang.. saling sayang tanpa kawinnnnnn
siapppppppppp!!!!!!!!!!!!!!!!
lengcang kanannnn!!!!!!!!!!
grakkkkkkkk!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Juni 1, 2007 at 5:19 pm
eh lupa kalo diatasnya ada “Onani Kata2″
maka dibawah harus ada kata2 ini dong :
“ONANI BUKAN KELAINAN JIWA”
:d
thanks yo
salam kenal crew omaigat….
dengan ikhlas……………
Juni 1, 2007 at 5:31 pm
ALLAHU AKBAR!!!
*eh, bukan sal2an ya..*
keep on fighting,,
perjuangan itu seperti api olimpiade..
tak pernah padam,,
ya tak??
Juni 1, 2007 at 6:20 pm
mungkin kami tak akan terus beronani jika mendapat sesuatu untuk melampiaskannya secara sesuai…
Juni 2, 2007 at 12:24 am
aku ga suka Onani ah… aku dah nikah dan dah cukup ilmu kok, mending nulis yg bener… ga sekedar cari kepuasan tapi juga bermanfat untuk org banyak, yang mau baca, klo ga mau ya biarin dia yg rugi…ga mau di kasih ilmu gratisan… gitu aja kok repot… hehehe
Juni 2, 2007 at 2:24 pm
ya,,,
selamat berjuang,,
ikatlah ilmu dengan menuliskannya
Juni 3, 2007 at 4:39 am
Hem semoga banyak hayal yang menjadi nyata, semua itu demi kebaikan kedepan. Hohohoh kok jadi ketinggian terbangnya…?!
Juni 3, 2007 at 11:10 am
onani… bener2 memuaskan bagi yang sudah kebelet… cuma sayangnya onani itu hanya memuaskan diri sendiri.. tapi ada manfaat yang bisa didapat dari onani kata2. beda dengan onani dari oh-nani…
teruslah onani kata.
Juni 3, 2007 at 10:58 pm
sepakad sama bu Evy aja deh…
Juni 18, 2007 at 10:13 am
onani layaknya swalayan. macam rupa digelar. namun belum tentu cocok dengan pengunjung.
Oktober 26, 2007 at 8:08 pm
setelah baca tulisan di atas, gw jadi mikir..
*emoticon mikir apa, ya??
ada pesan tersirat di sana : pandai-pandailah membagi waktu antara blogging dan mengejar cita-cita..
Oktober 26, 2007 at 8:09 pm
jadi inget film the click..
Oktober 26, 2007 at 8:34 pm
@ morishige
Woi, jangan nyampah dong. Blog ini punya kebijakan anti-OOT lho.
Oktober 28, 2007 at 10:00 am
@sora
ya diterapkan lah.
November 12, 2007 at 5:02 pm
@ david
Euh, maaf… komentarnya agak kurang sesuai sama topik. Terpaksa kami hapus. ^^
Sekadar info, blog ini punya kebijakan anti-OOT. Harap maklum; sekali lagi mohon maaf yah.
Februari 28, 2008 at 11:17 am
[...] tertentu saya juga menulis tentang kehidupan kampus yang memang sedang saya jalani. Sekadar memuaskan diri dan mendapatkan pelampiasan, tapi saya tak menampik rasa senang akan tanggapan teman – teman [...]
Maret 6, 2008 at 12:58 pm
[...] Maret 6, 2008 oleh raygeal Biarkan Kami Meneruskan Onani Kata-kata Ini [...]