<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Dakwah, tapi&#8230; kok Generalisasi, sih?</title>
	<atom:link href="http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/</link>
	<description>social-themed writings for the masses &#124; since 2007</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 23:15:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: adek</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-3329</link>
		<dc:creator>adek</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 16:59:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-3329</guid>
		<description>Ada pepatah, &quot;Jika berurusan dengan orang mulailah dengan tidak percaya, tapi jika berurusan dengan agama mulailah dengan percaya&quot; Masalahnya sangat sulit untuk mempraktekan pepatah itu saat ini :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada pepatah, &#8220;Jika berurusan dengan orang mulailah dengan tidak percaya, tapi jika berurusan dengan agama mulailah dengan percaya&#8221; Masalahnya sangat sulit untuk mempraktekan pepatah itu saat ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Anggapan Keliru Mengenai Jerman Nazi &#171; Deathlock</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2622</link>
		<dc:creator>Anggapan Keliru Mengenai Jerman Nazi &#171; Deathlock</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 10:09:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2622</guid>
		<description>[...] mereka pada dasarnya juga masih menyukai kehidupan harmonis bersama. Saya rasa ini masih merupakan generalisasi yang terlalu cepat untuk menganggap keseluruhan Jerman Nazi sebagai noda hitam kelam; mungkin rada mirip dengan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] mereka pada dasarnya juga masih menyukai kehidupan harmonis bersama. Saya rasa ini masih merupakan generalisasi yang terlalu cepat untuk menganggap keseluruhan Jerman Nazi sebagai noda hitam kelam; mungkin rada mirip dengan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Umat Islam dan Ironi Global &#171; OMG! Opinions - Uncensored</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2566</link>
		<dc:creator>Umat Islam dan Ironi Global &#171; OMG! Opinions - Uncensored</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 08:59:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2566</guid>
		<description>[...] cara yang sama seperti dua kasus sebelumnya  . Aduh, sial &#8212; umat ternyata terbawa nafsu main generalisasi. Bukan saja Pak Bush dan stafnya yang disumpahi masuk neraka dan ditimpa azab; seluruh rakyat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] cara yang sama seperti dua kasus sebelumnya  . Aduh, sial &#8212; umat ternyata terbawa nafsu main generalisasi. Bukan saja Pak Bush dan stafnya yang disumpahi masuk neraka dan ditimpa azab; seluruh rakyat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: morishige</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2238</link>
		<dc:creator>morishige</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 11:11:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2238</guid>
		<description>hmm.........
gak usah terlalu cepat menggeneralisasikan aktivis dakwah..
ada juga diantara mereka yang berpikiran terbuka..
*kabur
:twisted:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm&#8230;&#8230;&#8230;<br />
gak usah terlalu cepat menggeneralisasikan aktivis dakwah..<br />
ada juga diantara mereka yang berpikiran terbuka..<br />
*kabur<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: almirza</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2206</link>
		<dc:creator>almirza</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 14:03:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2206</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Maka….. Jalan manakah yang kita tempuh? :) Jalan yang terang dan jelas…. atau jalan yang cuma ada dipikiran kita?&lt;/blockquote&gt;
Lha jalan yang terang dan jelas itu juga ada dalam pikiran kok</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Maka….. Jalan manakah yang kita tempuh? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Jalan yang terang dan jelas…. atau jalan yang cuma ada dipikiran kita?</p></blockquote>
<p>Lha jalan yang terang dan jelas itu juga ada dalam pikiran kok</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Bambang Nugroho</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2205</link>
		<dc:creator>Bambang Nugroho</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 18:40:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2205</guid>
		<description>Pemahaman kita terhadap istilah GENERALISASI (dalam kamus bahasa Indonesia terjemahannya PERAMPATAN -- dari kata RAMPAT --) itu sendiri harus disempurnakan. Sesungguhnya generalisasi adalah cara pikiran kita menyederhanakan keragaman realitas. Jadi menggeneralisasi (merampatkan) adalah sebuah keniscayaan dan kelumrahan. 
Yang menjadi persoalan kemudian adalah melakukan OVERGENERALISASI atau menggeneralisasi secara berlebihan. Misalnya, faktanya tidak seluruhnya X dibilang seluruhnya X. Faktanya sebagian kecil, dikatakan hampir semuanya, dan sebagainya.
Apa sebab menjadi overgeneralisasi? Ada beberapa kemungkinan: Pertama, dari sisi kejiwaan, yakni pandangan-pikir yang miopik, sehingga ketika melihat beberapa kasus atau beberapa hal yang mirip, TANPA MEMPERTIMBANGKAN SELAINNYA, kemudian menganggap atau menyimpulkan sebagai sebuah keseluruhan. Kedua, pengaruh media-massa dengan HEADLINING-nya yang biasanya berbasis LAIK-JUAL, bagi konsumen yang tidak kritis, dianggap LAIK-ILMU. Tanpa mengkonfirmasikan dengan kaiah keilmuan, pengetahuan kasuistik dan tendensius dari media seolah-olah menjadi DATA ILMIAH. Ketiga, dalam metodologi keilmuan, khususnya metodologi ilmu sosial, terdapat DILEMA antara GENERALISASI dengan DAYA EKSPLANASI. Kalau seseorang ingin mendapatkan penjelasan yang akurat, maka unit eksplanasinya harus khas, spesifik, sempit, kasuistik, dan detil. Sementara untuk menjelaskan secara agregatif dari banyaknya kasus yang beragam dan berjenis-jenis, diperlukan GENERALISASI yang kondekuensinya daya eksplanasinya akan berkurang. SEMAKIN TINGGI GENERALISASI, SEMAKIN LEMAH DAYA EKSPLANASINYA. 
Dalam kasus yang kita bahas, biasanya di dalam pengajian UMUM, diperlukan EKSPLANASI yang juga umum (tingkat tinggi). Maka sebaiknya para dai/mubaligh tidak memasukkan topik-topik khas yang memerlukan penjelasan khas juga (mengingat daya serap dan daya persepsi audiens umum yang beragam). Di sisi lain, apabila seorang mubaligh diundang untuk menyampaikan atau memperdebatkan sesuatu topik spesifik untuk kalangan terbatas, apalagi secara interaktif, tentu seruan-seruan yang berlagu umum, deterministik, bombastik, generalistik, dogmatik, subyektif, dan semacamnya tidak akan laku dalam konteks ini. 
Ini dulu penjelasan saya tentang &quot;generalisasi&quot;.

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pemahaman kita terhadap istilah GENERALISASI (dalam kamus bahasa Indonesia terjemahannya PERAMPATAN &#8212; dari kata RAMPAT &#8211;) itu sendiri harus disempurnakan. Sesungguhnya generalisasi adalah cara pikiran kita menyederhanakan keragaman realitas. Jadi menggeneralisasi (merampatkan) adalah sebuah keniscayaan dan kelumrahan.<br />
Yang menjadi persoalan kemudian adalah melakukan OVERGENERALISASI atau menggeneralisasi secara berlebihan. Misalnya, faktanya tidak seluruhnya X dibilang seluruhnya X. Faktanya sebagian kecil, dikatakan hampir semuanya, dan sebagainya.<br />
Apa sebab menjadi overgeneralisasi? Ada beberapa kemungkinan: Pertama, dari sisi kejiwaan, yakni pandangan-pikir yang miopik, sehingga ketika melihat beberapa kasus atau beberapa hal yang mirip, TANPA MEMPERTIMBANGKAN SELAINNYA, kemudian menganggap atau menyimpulkan sebagai sebuah keseluruhan. Kedua, pengaruh media-massa dengan HEADLINING-nya yang biasanya berbasis LAIK-JUAL, bagi konsumen yang tidak kritis, dianggap LAIK-ILMU. Tanpa mengkonfirmasikan dengan kaiah keilmuan, pengetahuan kasuistik dan tendensius dari media seolah-olah menjadi DATA ILMIAH. Ketiga, dalam metodologi keilmuan, khususnya metodologi ilmu sosial, terdapat DILEMA antara GENERALISASI dengan DAYA EKSPLANASI. Kalau seseorang ingin mendapatkan penjelasan yang akurat, maka unit eksplanasinya harus khas, spesifik, sempit, kasuistik, dan detil. Sementara untuk menjelaskan secara agregatif dari banyaknya kasus yang beragam dan berjenis-jenis, diperlukan GENERALISASI yang kondekuensinya daya eksplanasinya akan berkurang. SEMAKIN TINGGI GENERALISASI, SEMAKIN LEMAH DAYA EKSPLANASINYA.<br />
Dalam kasus yang kita bahas, biasanya di dalam pengajian UMUM, diperlukan EKSPLANASI yang juga umum (tingkat tinggi). Maka sebaiknya para dai/mubaligh tidak memasukkan topik-topik khas yang memerlukan penjelasan khas juga (mengingat daya serap dan daya persepsi audiens umum yang beragam). Di sisi lain, apabila seorang mubaligh diundang untuk menyampaikan atau memperdebatkan sesuatu topik spesifik untuk kalangan terbatas, apalagi secara interaktif, tentu seruan-seruan yang berlagu umum, deterministik, bombastik, generalistik, dogmatik, subyektif, dan semacamnya tidak akan laku dalam konteks ini.<br />
Ini dulu penjelasan saya tentang &#8220;generalisasi&#8221;.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Antara Pragmatisme dan Semangat Menulis &#171; sora-kun.weblog()</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2200</link>
		<dc:creator>Antara Pragmatisme dan Semangat Menulis &#171; sora-kun.weblog()</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2007 14:40:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-2200</guid>
		<description>[...] pada syak wasangka dan generalisasi, serta tidak cerdas dalam berdiskusi. Sejujurnya, saya sering kehabisan tenaga ketika harus [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] pada syak wasangka dan generalisasi, serta tidak cerdas dalam berdiskusi. Sejujurnya, saya sering kehabisan tenaga ketika harus [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hawariyyin</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1910</link>
		<dc:creator>Hawariyyin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2007 22:24:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1910</guid>
		<description>Dakwah merupakan ibadah yang agung. Sayangnya.... dakwah telah banyak disalahgunakan untuk membungkus kampanye politik dalam rangka mencari pengikut, merekrut simpatisan dan kader partai, atau sekedar mencari dunia...

Terlalu banyak seruan atau &quot;dakwah&quot; ilallah (menuju Allah) yang kita jumpai di sekeliling kita. Beragamnya seruan itu sendiri telah menjadi sunnatullah.

Telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari shahabat Abdullah bin Mas’ud, bahwasanya Abdullah bin Mas&#039;ud bercerita di mana Rasulullah membuat satu garis lurus dan mengatakan:

&quot;Ini adalah jalan Allah yang lurus.&quot;

Lalu Beliau membuat garis-garis yang banyak dari arah kanan dan arah kiri dan Beliau mengatakan:

&quot;Ini adalah jalan-jalan dan tidak ada satupun dari jalan tersebut melainkan syaitan menyeru di atasnya.&quot;

kemudian Beliau membacakan firman Allah:

&quot;Dan ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka tempuhlah ia dan jangan kalian menempuh jalan yang banyak tersebut yang pada akhirnya akan memecah diri-diri kalian dari jalan-Nya.&quot;

Maka..... Jalan manakah yang kita tempuh? :) Jalan yang terang dan jelas.... atau jalan yang cuma ada dipikiran kita?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dakwah merupakan ibadah yang agung. Sayangnya&#8230;. dakwah telah banyak disalahgunakan untuk membungkus kampanye politik dalam rangka mencari pengikut, merekrut simpatisan dan kader partai, atau sekedar mencari dunia&#8230;</p>
<p>Terlalu banyak seruan atau &#8220;dakwah&#8221; ilallah (menuju Allah) yang kita jumpai di sekeliling kita. Beragamnya seruan itu sendiri telah menjadi sunnatullah.</p>
<p>Telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari shahabat Abdullah bin Mas’ud, bahwasanya Abdullah bin Mas&#8217;ud bercerita di mana Rasulullah membuat satu garis lurus dan mengatakan:</p>
<p>&#8220;Ini adalah jalan Allah yang lurus.&#8221;</p>
<p>Lalu Beliau membuat garis-garis yang banyak dari arah kanan dan arah kiri dan Beliau mengatakan:</p>
<p>&#8220;Ini adalah jalan-jalan dan tidak ada satupun dari jalan tersebut melainkan syaitan menyeru di atasnya.&#8221;</p>
<p>kemudian Beliau membacakan firman Allah:</p>
<p>&#8220;Dan ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka tempuhlah ia dan jangan kalian menempuh jalan yang banyak tersebut yang pada akhirnya akan memecah diri-diri kalian dari jalan-Nya.&#8221;</p>
<p>Maka&#8230;.. Jalan manakah yang kita tempuh? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Jalan yang terang dan jelas&#8230;. atau jalan yang cuma ada dipikiran kita?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: catikala</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1891</link>
		<dc:creator>catikala</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2007 03:44:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1891</guid>
		<description>dakwah ada beberapa aliran. diantaranya aliran generalism dan un-generalism. masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. 
salah satunya dibahas di blog ini.

selamat!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dakwah ada beberapa aliran. diantaranya aliran generalism dan un-generalism. masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.<br />
salah satunya dibahas di blog ini.</p>
<p>selamat!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: -tikabanget-</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1842</link>
		<dc:creator>-tikabanget-</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Aug 2007 07:29:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1842</guid>
		<description>hahhh..
akhirnya ada yang mewakili suara hati sayaa...
*ngelus ngelus suara hati..*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahhh..<br />
akhirnya ada yang mewakili suara hati sayaa&#8230;<br />
*ngelus ngelus suara hati..*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1818</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2007 10:00:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1818</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ heri&lt;/b&gt;

Baca komentar-komentar di atas dulu makanya, biar jelas. Saya pun nggak menggeneralisasikan kok di post ini. 

Coba lihat, semua pernyataan saya di post di atas. Semuanya mengandung kata &quot;kebanyakan&quot;, &quot;biasanya&quot;, dan &quot;pada umumnya kan&quot;? Itu berarti saya selalu membuka makna pada kemungkinan lain; bahwa tidak semua aktivitas dakwah seperti yang saya jelaskan itu. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ heri</b></p>
<p>Baca komentar-komentar di atas dulu makanya, biar jelas. Saya pun nggak menggeneralisasikan kok di post ini. </p>
<p>Coba lihat, semua pernyataan saya di post di atas. Semuanya mengandung kata &#8220;kebanyakan&#8221;, &#8220;biasanya&#8221;, dan &#8220;pada umumnya kan&#8221;? Itu berarti saya selalu membuka makna pada kemungkinan lain; bahwa tidak semua aktivitas dakwah seperti yang saya jelaskan itu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: heri</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1817</link>
		<dc:creator>heri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2007 09:18:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1817</guid>
		<description>ente sendiri menggeneralisir &quot;da&#039;wah&quot; om... masa&#039; jeruk minum jeruk.. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ente sendiri menggeneralisir &#8220;da&#8217;wah&#8221; om&#8230; masa&#8217; jeruk minum jeruk.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tunduk dan Patuh karena Status &#171; Chaos_Region.html</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1785</link>
		<dc:creator>Tunduk dan Patuh karena Status &#171; Chaos_Region.html</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2007 08:57:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1785</guid>
		<description>[...] otak sebagai &#8220;kegiatan yang tidak perlu&#8221;, membuat otak sendiri akan mencerna dan menggeneralisasi hal tersebut sebagai hal yang tidak perlu dikerjakan. Sayangnya, mungkin status yang menghalangi [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] otak sebagai &#8220;kegiatan yang tidak perlu&#8221;, membuat otak sendiri akan mencerna dan menggeneralisasi hal tersebut sebagai hal yang tidak perlu dikerjakan. Sayangnya, mungkin status yang menghalangi [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: irdix</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1755</link>
		<dc:creator>irdix</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2007 04:43:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1755</guid>
		<description>kalo ga generalisasi.. ya adhominem..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo ga generalisasi.. ya adhominem..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1710</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2007 13:18:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1710</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ sufehmi&lt;/b&gt;

Setuju, Pak. Media mainstream agak sering terbawa bias stereotip, IMO... alhasil ini juga berdampak pada kegagalan umat muslim untuk mengesankan yang sebaliknya. :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ sufehmi</b></p>
<p>Setuju, Pak. Media mainstream agak sering terbawa bias stereotip, IMO&#8230; alhasil ini juga berdampak pada kegagalan umat muslim untuk mengesankan yang sebaliknya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sufehmi</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1706</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2007 00:53:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1706</guid>
		<description>&lt;b&gt;btw, udah ada Yahudi/Amerika yang mengkritik keras umatnya sendiri. Kaum muslim yang mengkritik Islam garis keras kok jarang kelihatan ya?&lt;/b&gt;

Iya, kita juga banyak dikecam di Inggris kemarin ini pasca 9/11. Padahal kita mengecam lho !

Ternyata, oleh media massa tidak dimuat. Alhasil, kita dianggap diam = setuju.

Kurang asem.

Akibatnya? Kita dianiaya habis-habisan. Bahkan sampai ada yang tewas mengenaskan.

Sejak saat itu, saya bertekad untuk rajin ngeblog dan mengajak kawan-kawan saya ngeblog, agar suara kita tidak lagi terberangus oleh media massa yang bias &amp; digerakkan oleh agenda orang-orang yang berniat jahat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>btw, udah ada Yahudi/Amerika yang mengkritik keras umatnya sendiri. Kaum muslim yang mengkritik Islam garis keras kok jarang kelihatan ya?</b></p>
<p>Iya, kita juga banyak dikecam di Inggris kemarin ini pasca 9/11. Padahal kita mengecam lho !</p>
<p>Ternyata, oleh media massa tidak dimuat. Alhasil, kita dianggap diam = setuju.</p>
<p>Kurang asem.</p>
<p>Akibatnya? Kita dianiaya habis-habisan. Bahkan sampai ada yang tewas mengenaskan.</p>
<p>Sejak saat itu, saya bertekad untuk rajin ngeblog dan mengajak kawan-kawan saya ngeblog, agar suara kita tidak lagi terberangus oleh media massa yang bias &amp; digerakkan oleh agenda orang-orang yang berniat jahat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1685</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 11:03:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1685</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ fauzan.sa&lt;/b&gt;

Ah, terima kasih pujiannya... ^^

Btw, salam kenal ya. :)

&lt;b&gt;:::::

@ Rizma&lt;/b&gt;

Kata orang Cina, &quot;berjodoh&quot; itu berarti bakal sering dipertemukan oleh takdir... :P

*pura-pura nggak nyambung*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ fauzan.sa</b></p>
<p>Ah, terima kasih pujiannya&#8230; ^^</p>
<p>Btw, salam kenal ya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ Rizma</b></p>
<p>Kata orang Cina, &#8220;berjodoh&#8221; itu berarti bakal sering dipertemukan oleh takdir&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>*pura-pura nggak nyambung*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rizma</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1684</link>
		<dc:creator>Rizma</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 09:37:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1684</guid>
		<description>Waah,, masih rame aja,,
sering sering aja nambahin kata kata &#039;biasanya&#039; atau &#039;kebanyakan&#039;, biar ga generalisasi,, done! :P

*baca komennya Jaya*

sama,, Sora juga setuju sama Jaya tuh,,
kalian berjodoh! *apa sih Ma??* :lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waah,, masih rame aja,,<br />
sering sering aja nambahin kata kata &#8216;biasanya&#8217; atau &#8216;kebanyakan&#8217;, biar ga generalisasi,, done! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>*baca komennya Jaya*</p>
<p>sama,, Sora juga setuju sama Jaya tuh,,<br />
kalian berjodoh! *apa sih Ma??* <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fauzan.sa</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1677</link>
		<dc:creator>fauzan.sa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 13:44:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1677</guid>
		<description>Artikel sejelas ini kok masih harus dibantah lagi sih? Yang mbantah itu mbok dicermati dikit dong. Ini salah satu artikel omaigat yang kualitasnya bagus. Beberapa artikel terdahulu pas saya komen banyak yang masih rancu. Kalo ini, wah, top tenan. Apik banget.

Intinya sih, saya setuju aja sama anda mas sora9n</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel sejelas ini kok masih harus dibantah lagi sih? Yang mbantah itu mbok dicermati dikit dong. Ini salah satu artikel omaigat yang kualitasnya bagus. Beberapa artikel terdahulu pas saya komen banyak yang masih rancu. Kalo ini, wah, top tenan. Apik banget.</p>
<p>Intinya sih, saya setuju aja sama anda mas sora9n</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ismail Faruqi</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1670</link>
		<dc:creator>Ismail Faruqi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 02:15:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1670</guid>
		<description>Assalamualaikum,

Kalau boleh, saya ingin menambahkan bahwa sikap &quot;generalisasi&quot; yang lebih berbahaya adalah generalisasi yang sampai menimbulkan pertumpahan darah di sana-sini. Contohnya:

WTC ditabrak karena Amerika digeneralisasi sebagai orang zalim.
Afghanistan dan Irak hancur lebur karena mereka digeneralisasi teroris.

Sikap generalisasi yang mengarah pada ekstrimitas inilah yang membuat dunia tidak aman.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum,</p>
<p>Kalau boleh, saya ingin menambahkan bahwa sikap &#8220;generalisasi&#8221; yang lebih berbahaya adalah generalisasi yang sampai menimbulkan pertumpahan darah di sana-sini. Contohnya:</p>
<p>WTC ditabrak karena Amerika digeneralisasi sebagai orang zalim.<br />
Afghanistan dan Irak hancur lebur karena mereka digeneralisasi teroris.</p>
<p>Sikap generalisasi yang mengarah pada ekstrimitas inilah yang membuat dunia tidak aman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1663</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 09:46:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1663</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ mataharipagi&lt;/b&gt;

Tentu saja, itu memang gampangnya. Saya kan cuma hendak mengingatkan bahwa &lt;b&gt;ada&lt;/b&gt; orang-orang Yahudi (dan Amerika) yang aslinya perhatian pada penderitaan muslim. Kasihan kan, kalau mereka yang sudah bertaruh nyawa itu justru terlupakan? :P

-btw, udah ada Yahudi/Amerika yang mengkritik keras umatnya sendiri. Kaum muslim yang mengkritik Islam garis keras kok jarang kelihatan ya? ;) -</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ mataharipagi</b></p>
<p>Tentu saja, itu memang gampangnya. Saya kan cuma hendak mengingatkan bahwa <b>ada</b> orang-orang Yahudi (dan Amerika) yang aslinya perhatian pada penderitaan muslim. Kasihan kan, kalau mereka yang sudah bertaruh nyawa itu justru terlupakan? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>-btw, udah ada Yahudi/Amerika yang mengkritik keras umatnya sendiri. Kaum muslim yang mengkritik Islam garis keras kok jarang kelihatan ya? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  -</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mataharipagi</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1652</link>
		<dc:creator>mataharipagi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Aug 2007 16:30:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1652</guid>
		<description>Jadi kalau mau gampang (saya yakin kebanyakan manusia ingin gampang kan..?? :P ) harus gimana donk..??

soalnya apakah kita harus bilang :

&quot;Kebanyakan Yahudi tapi selain beberapa orang seperti corrie dan saphiro itu laknatullah! Mereka tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina!&quot; :lol:

Bukan tidak setuju. saya hanya maklum. :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi kalau mau gampang (saya yakin kebanyakan manusia ingin gampang kan..?? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ) harus gimana donk..??</p>
<p>soalnya apakah kita harus bilang :</p>
<p>&#8220;Kebanyakan Yahudi tapi selain beberapa orang seperti corrie dan saphiro itu laknatullah! Mereka tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina!&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bukan tidak setuju. saya hanya maklum. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rizma</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1598</link>
		<dc:creator>Rizma</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 03:57:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1598</guid>
		<description>Harap maklum mas Herry ya,,
*spicles*

moga moga mas Ferry bakal kesini buat jelasinnya,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Harap maklum mas Herry ya,,<br />
*spicles*</p>
<p>moga moga mas Ferry bakal kesini buat jelasinnya,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Herry Mardian</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1595</link>
		<dc:creator>Herry Mardian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2007 18:50:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1595</guid>
		<description>Wei wei, apaan nih, nama saya dibawa-bawa Ferry? Saya gak ikut-ikutan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wei wei, apaan nih, nama saya dibawa-bawa Ferry? Saya gak ikut-ikutan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1592</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2007 10:37:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1592</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ Ferry ZK &#124; Shelling Ford&lt;/b&gt; 

Waah, maaf baru muncul... Saya nggak sempet online kemaren. Jadi ketinggalan deh.

&lt;b&gt;Ferry ZK::&lt;/b&gt;

Sekadar info, saya seorang muslim. Dan yang jadi sasaran artikel ini adalah kecenderungan sosial yang terjadi... jadi bukan dalil agama maupun syariah pada dasarnya. :)

Intinya sendiri saya cuma berusaha mengingatkan bahwa &lt;b&gt;ada&lt;/b&gt; orang-orang yang merupakan pengecualian dari tuduhan yang diberikan. Tentunya jangan sampai kita malah memukul rata mereka semua dan mengabaikan beberapa yang telah berbuat baik pada umat.

&lt;blockquote&gt;nahh itu dia saya pribadi tidak pernah berfikir mereka bejat semua, bisa jadi mereka orang baik, baik sebagai penderma, baik sebagai pribadi tetapi tentu selama mereka bukan ummat muslim mereka tidak baik untuk dijadikan teman yang bisa dipercaya dalam urusan aqidah.&lt;/blockquote&gt;

Seperti itulah maksud saya. :mrgreen:

Salam Damai juga.

&lt;b&gt;Shelling Ford::&lt;/b&gt;

Huehehe... ternyata kita memang banyak sependapat. Makasih banyak bantuannya, Joe. :lol:

&lt;b&gt;:::::

@ kunderemp an-narkaulipsy&lt;/b&gt;

&lt;i&gt;Thank you...&lt;/i&gt; :P

&lt;b&gt;:::::

@ masagus&lt;/b&gt;

Yang saya pikirkan memang seperti itu. &quot;Generalisasi&quot; yang saya maksud adalah &#039;pukul rata&#039;, sedangkan &quot;biasanya&quot; berarti cuma menyatakan &#039;sebagian besar&#039;. Makanya, dengan menggunakan kata &quot;biasanya&quot; berarti saya mengakui ada sebagian lain yang &quot;tidak biasa&quot; itu. :)

Kalau soal IPDN, tentunya kita harus memastikan dulu ada/tidaknya praja yang tidak berkelakuan barbar (walaupun kemungkinan besar pasti ada). Tapi ini harus dibuktikan dulu.

Kalau ada contoh itu, maka generalisasi itu tidak berlaku lagi... (seperti yang saya tulis waktu &lt;a href=&quot;http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1493&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;menjawab komennya mbak Catshade&lt;/a&gt; di atas)

&lt;b&gt;:::::

@ rajaiblis&lt;/b&gt;

Nambahin, manusia kayaknya bangga kalau bisa menemukan &#039;musuh&#039;. :P

-gak tau kenapa-

&lt;b&gt;:::::

@ agorsiloku&lt;/b&gt;

Kalau begitu, harusnya masyarakat lebih dibiasakan memandang masalah secara pendekatan sains. Jika persepsi itu tidak dikuatkan bukti, maka harusnya persepsi itu digugurkan -- karena tidak berhasil menggambarkan dunia yang sebenarnya.

Sayangnya ada sebagian orang yang lebih suka mengambil pendapat dari diri sendiri/orang lain, dan langsung mengikutinya tanpa klarifikasi lebih lanjut. :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ Ferry ZK | Shelling Ford</b> </p>
<p>Waah, maaf baru muncul&#8230; Saya nggak sempet online kemaren. Jadi ketinggalan deh.</p>
<p><b>Ferry ZK::</b></p>
<p>Sekadar info, saya seorang muslim. Dan yang jadi sasaran artikel ini adalah kecenderungan sosial yang terjadi&#8230; jadi bukan dalil agama maupun syariah pada dasarnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Intinya sendiri saya cuma berusaha mengingatkan bahwa <b>ada</b> orang-orang yang merupakan pengecualian dari tuduhan yang diberikan. Tentunya jangan sampai kita malah memukul rata mereka semua dan mengabaikan beberapa yang telah berbuat baik pada umat.</p>
<blockquote><p>nahh itu dia saya pribadi tidak pernah berfikir mereka bejat semua, bisa jadi mereka orang baik, baik sebagai penderma, baik sebagai pribadi tetapi tentu selama mereka bukan ummat muslim mereka tidak baik untuk dijadikan teman yang bisa dipercaya dalam urusan aqidah.</p></blockquote>
<p>Seperti itulah maksud saya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salam Damai juga.</p>
<p><b>Shelling Ford::</b></p>
<p>Huehehe&#8230; ternyata kita memang banyak sependapat. Makasih banyak bantuannya, Joe. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ kunderemp an-narkaulipsy</b></p>
<p><i>Thank you&#8230;</i> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ masagus</b></p>
<p>Yang saya pikirkan memang seperti itu. &#8220;Generalisasi&#8221; yang saya maksud adalah &#8216;pukul rata&#8217;, sedangkan &#8220;biasanya&#8221; berarti cuma menyatakan &#8217;sebagian besar&#8217;. Makanya, dengan menggunakan kata &#8220;biasanya&#8221; berarti saya mengakui ada sebagian lain yang &#8220;tidak biasa&#8221; itu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau soal IPDN, tentunya kita harus memastikan dulu ada/tidaknya praja yang tidak berkelakuan barbar (walaupun kemungkinan besar pasti ada). Tapi ini harus dibuktikan dulu.</p>
<p>Kalau ada contoh itu, maka generalisasi itu tidak berlaku lagi&#8230; (seperti yang saya tulis waktu <a href="http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1493" rel="nofollow">menjawab komennya mbak Catshade</a> di atas)</p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ rajaiblis</b></p>
<p>Nambahin, manusia kayaknya bangga kalau bisa menemukan &#8216;musuh&#8217;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>-gak tau kenapa-</p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ agorsiloku</b></p>
<p>Kalau begitu, harusnya masyarakat lebih dibiasakan memandang masalah secara pendekatan sains. Jika persepsi itu tidak dikuatkan bukti, maka harusnya persepsi itu digugurkan &#8212; karena tidak berhasil menggambarkan dunia yang sebenarnya.</p>
<p>Sayangnya ada sebagian orang yang lebih suka mengambil pendapat dari diri sendiri/orang lain, dan langsung mengikutinya tanpa klarifikasi lebih lanjut. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agorsiloku</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1585</link>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2007 05:31:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1585</guid>
		<description>stigma.
karena kita ingin persepsikan yang kita inginkan.
kita memahami dengan apa yang kita ingin pahami, bukan memahami apa yang diterakan dari apa yang kita lihat.
kita melihat dari apa yang kita ingin lihat. Jika bukan itu, maka itu keliru.
kita ingin mendengar dari apa yang kita ingin dengar.  Jika bukan itu, maka yang kita dengar adalah kebohongan.
kita ingin benar dari apa yang kita inginkan sebagai benar, maka jika bukan itu; semua yang benar adalah apa yang kita bilang benar.

Duh manusia.
mempersepsikan apa yang dipersepsikan.

Beratnya sebuah prasangkaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>stigma.<br />
karena kita ingin persepsikan yang kita inginkan.<br />
kita memahami dengan apa yang kita ingin pahami, bukan memahami apa yang diterakan dari apa yang kita lihat.<br />
kita melihat dari apa yang kita ingin lihat. Jika bukan itu, maka itu keliru.<br />
kita ingin mendengar dari apa yang kita ingin dengar.  Jika bukan itu, maka yang kita dengar adalah kebohongan.<br />
kita ingin benar dari apa yang kita inginkan sebagai benar, maka jika bukan itu; semua yang benar adalah apa yang kita bilang benar.</p>
<p>Duh manusia.<br />
mempersepsikan apa yang dipersepsikan.</p>
<p>Beratnya sebuah prasangkaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shelling Ford</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1578</link>
		<dc:creator>Shelling Ford</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 12:31:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1578</guid>
		<description>simply rite. justru karena itu peradaban manusia bisa berkembang :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>simply rite. justru karena itu peradaban manusia bisa berkembang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rajaiblis</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1577</link>
		<dc:creator>rajaiblis</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 12:14:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1577</guid>
		<description>generalisasi ...
pada dasarnya semua manusia suka berbantah-bantahan ...

wakkakkakaaa ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>generalisasi &#8230;<br />
pada dasarnya semua manusia suka berbantah-bantahan &#8230;</p>
<p>wakkakkakaaa &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shelling Ford</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1571</link>
		<dc:creator>Shelling Ford</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 10:35:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1571</guid>
		<description>jadi bagemana, urusan beres, kan?
masih ada yg perlu dibicarakan lagi dengan mas sora? :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi bagemana, urusan beres, kan?<br />
masih ada yg perlu dibicarakan lagi dengan mas sora? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ferry ZK</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1569</link>
		<dc:creator>Ferry ZK</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 09:32:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1569</guid>
		<description>nahh itu dia saya pribadi tidak pernah berfikir mereka bejat semua, bisa jadi mereka orang baik, baik sebagai penderma, baik sebagai pribadi tetapi tentu selama mereka bukan ummat muslim mereka tidak baik untuk dijadikan teman yang bisa dipercaya dalam urusan aqidah.

(* tetapi sebagai teman biasa kenapa tidak *)

Salam Damai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nahh itu dia saya pribadi tidak pernah berfikir mereka bejat semua, bisa jadi mereka orang baik, baik sebagai penderma, baik sebagai pribadi tetapi tentu selama mereka bukan ummat muslim mereka tidak baik untuk dijadikan teman yang bisa dipercaya dalam urusan aqidah.</p>
<p>(* tetapi sebagai teman biasa kenapa tidak *)</p>
<p>Salam Damai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Pak Jenggot Bersorban Putih yang Mengenakan Kalung Salib Besar itu Sedang Bertapa di Klenteng &#171; Generasi Biru</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1567</link>
		<dc:creator>Pak Jenggot Bersorban Putih yang Mengenakan Kalung Salib Besar itu Sedang Bertapa di Klenteng &#171; Generasi Biru</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 08:59:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1567</guid>
		<description>[...] Mending juga membandingkan untuk menemukan kelebihanya daripada meributkan perbedaannya. Toh para kafir dan jahanam musuh Islam manusia yang ga pernah belajar bahasa Arab di Amrik/Jepang atau Eropa sana bisa bikin mobil dan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Mending juga membandingkan untuk menemukan kelebihanya daripada meributkan perbedaannya. Toh para kafir dan jahanam musuh Islam manusia yang ga pernah belajar bahasa Arab di Amrik/Jepang atau Eropa sana bisa bikin mobil dan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shelling Ford</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1566</link>
		<dc:creator>Shelling Ford</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 08:11:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1566</guid>
		<description>lho, yg mengganggu saya ya jelas generalisasi seperti yg disebutkan di artikel. duh kok malah kita jadi kayak recursive-loop? mas nanya2 ttg hal yg sebenernya sudah tertulis di artikel, sih.

memang saya muslim. tapi saya tidak menganggap bule nashoro ataupun yahudi itu bejat semua. kalo iya, sudah dari dulu saya buang nike dan airwalk milik saya. komputer saya pun juga bakal saya hancurkan sejak dahulu :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lho, yg mengganggu saya ya jelas generalisasi seperti yg disebutkan di artikel. duh kok malah kita jadi kayak recursive-loop? mas nanya2 ttg hal yg sebenernya sudah tertulis di artikel, sih.</p>
<p>memang saya muslim. tapi saya tidak menganggap bule nashoro ataupun yahudi itu bejat semua. kalo iya, sudah dari dulu saya buang nike dan airwalk milik saya. komputer saya pun juga bakal saya hancurkan sejak dahulu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ferry ZK</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1562</link>
		<dc:creator>Ferry ZK</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 07:45:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1562</guid>
		<description>maksudnya jelas anda muslim saya muslim, sekarang generalisasi apa yang mengganggu anda ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maksudnya jelas anda muslim saya muslim, sekarang generalisasi apa yang mengganggu anda ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shelling Ford</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1559</link>
		<dc:creator>Shelling Ford</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 07:29:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1559</guid>
		<description>lho, apa kurang jelas kalo yang dikritik Sora adalah pola generalisasi oleh para ADK pada umumnya?

kayaknya cukup jelas juga kalo yang dikritik di sini mendasarkan pada kaidah bahasa indonesia bahwa &quot;semua&quot; itu tidak sama dengan &quot;sebagian besar&quot; ;)

jadi, kalo memang mas menganggap hal kaidah bahasa indonesia seperti ini perlu dalil dari al qur&#039;an, silahkan duluan keluarkan dalilnya, mas. kalo otak saya nyampe, nanti bakal saya tanggapi. dan jujur saja, saya bukan penghafal dalil yang bagus, meskipun nilai bahasa indonesia saya nggak pernah di bawah angka 7 :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lho, apa kurang jelas kalo yang dikritik Sora adalah pola generalisasi oleh para ADK pada umumnya?</p>
<p>kayaknya cukup jelas juga kalo yang dikritik di sini mendasarkan pada kaidah bahasa indonesia bahwa &#8220;semua&#8221; itu tidak sama dengan &#8220;sebagian besar&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>jadi, kalo memang mas menganggap hal kaidah bahasa indonesia seperti ini perlu dalil dari al qur&#8217;an, silahkan duluan keluarkan dalilnya, mas. kalo otak saya nyampe, nanti bakal saya tanggapi. dan jujur saja, saya bukan penghafal dalil yang bagus, meskipun nilai bahasa indonesia saya nggak pernah di bawah angka 7 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ferry ZK</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1546</link>
		<dc:creator>Ferry ZK</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 06:39:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1546</guid>
		<description>nahhh kalau gitu jelas, tinggal kita bahas aja, yang diotokritik dasar dalil di AL-QUR&#039;AN nya yang mana ? kalau ada menggunakan tafsir siapa ? dalam sejarah perjalanan ISLAM sendiri banyak sekali tafsir - tafsir, ada yang kuat nash nya uga ada yang lemah, atau memang mau pakai tafsirnya yang sering dipakai herry mardian juga ?

Salam Damai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nahhh kalau gitu jelas, tinggal kita bahas aja, yang diotokritik dasar dalil di AL-QUR&#8217;AN nya yang mana ? kalau ada menggunakan tafsir siapa ? dalam sejarah perjalanan ISLAM sendiri banyak sekali tafsir &#8211; tafsir, ada yang kuat nash nya uga ada yang lemah, atau memang mau pakai tafsirnya yang sering dipakai herry mardian juga ?</p>
<p>Salam Damai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shelling Ford</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1542</link>
		<dc:creator>Shelling Ford</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 05:34:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1542</guid>
		<description>&lt;b&gt;Ferry ZK:::&lt;/b&gt;
hahaha, setau saya mas sora itu muslim, lho. dan pertanyaan saya kembali lagi: apakah aneh jika seorang muslim menulis sebuah otokritik tentang pola interpretasi ajaran agamanya sendiri?

&lt;b&gt;mas agus:::&lt;/b&gt;
yang jadi masalah, mas, kadang2 para ADK (yang sedang dibahas) itu ngomongnya adalah &quot;yahudi laknatullah&quot;, bukan &quot;biasanya (atau pada umumnya) yahudi laknatullah&quot;. tidak ada unsur &quot;usually-nya&quot;. kesannya sih, gitu. risih juga dengernya. kesan yang tertangkap adalah bahwa semua yahudi itu brengsek.

ah, malah jadi bingung. omonganku jadi njlimet gini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>Ferry ZK:::</b><br />
hahaha, setau saya mas sora itu muslim, lho. dan pertanyaan saya kembali lagi: apakah aneh jika seorang muslim menulis sebuah otokritik tentang pola interpretasi ajaran agamanya sendiri?</p>
<p><b>mas agus:::</b><br />
yang jadi masalah, mas, kadang2 para ADK (yang sedang dibahas) itu ngomongnya adalah &#8220;yahudi laknatullah&#8221;, bukan &#8220;biasanya (atau pada umumnya) yahudi laknatullah&#8221;. tidak ada unsur &#8220;usually-nya&#8221;. kesannya sih, gitu. risih juga dengernya. kesan yang tertangkap adalah bahwa semua yahudi itu brengsek.</p>
<p>ah, malah jadi bingung. omonganku jadi njlimet gini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ferry ZK</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1540</link>
		<dc:creator>Ferry ZK</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 05:16:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1540</guid>
		<description>@ Shelling Ford,

Tentu ngaruh, kalau non muslim lhaa acuanya beda ya monggo berbeda, nah kalau sesama muslim kita coba telusuri ambil dari mana pemikiran anda.

bicara atau tidak terserah anda wong ini negara demokrasi he... he...

Salam Damai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Shelling Ford,</p>
<p>Tentu ngaruh, kalau non muslim lhaa acuanya beda ya monggo berbeda, nah kalau sesama muslim kita coba telusuri ambil dari mana pemikiran anda.</p>
<p>bicara atau tidak terserah anda wong ini negara demokrasi he&#8230; he&#8230;</p>
<p>Salam Damai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mas agus</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1537</link>
		<dc:creator>mas agus</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 05:04:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1537</guid>
		<description>mas sora9n:
kalo ndak salah kata &quot;biasanya&quot;, &quot;pada umumnya&quot; itu termasuk &quot;generalisasi&quot;, dan &quot;generalisasi&quot; itu, lagi-lagi kalo ndak salah, berarti &quot;secara umumnya&quot; atau &quot;sebagian besar&quot;.
misalnya begini, kata &quot;umumnya&quot; dalam bahasa inggris kan berarti &quot;generally&quot;
sedangkan kata &quot;biasanya&quot; itu british language-nya &quot;usually&quot;.
sedang yang dimaksud sora9n disini dengan &quot;menggeneralisir&quot; adalah &quot;menganggap semuanya itu begitu&quot;.
CMIIW loh!

dengan mengangkat &quot;penggeneralisiran&quot; yang sama, dalam konteks &quot;IPDN&quot; apakah itu berarti semua praja IPDN itu busuk dan IPDN layak dibubarkan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas sora9n:<br />
kalo ndak salah kata &#8220;biasanya&#8221;, &#8220;pada umumnya&#8221; itu termasuk &#8220;generalisasi&#8221;, dan &#8220;generalisasi&#8221; itu, lagi-lagi kalo ndak salah, berarti &#8220;secara umumnya&#8221; atau &#8220;sebagian besar&#8221;.<br />
misalnya begini, kata &#8220;umumnya&#8221; dalam bahasa inggris kan berarti &#8220;generally&#8221;<br />
sedangkan kata &#8220;biasanya&#8221; itu british language-nya &#8220;usually&#8221;.<br />
sedang yang dimaksud sora9n disini dengan &#8220;menggeneralisir&#8221; adalah &#8220;menganggap semuanya itu begitu&#8221;.<br />
CMIIW loh!</p>
<p>dengan mengangkat &#8220;penggeneralisiran&#8221; yang sama, dalam konteks &#8220;IPDN&#8221; apakah itu berarti semua praja IPDN itu busuk dan IPDN layak dibubarkan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shelling Ford</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1536</link>
		<dc:creator>Shelling Ford</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 05:01:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1536</guid>
		<description>&lt;b&gt;Ferry ZK:::&lt;/b&gt;
emang ngaruh gitu kalo yang nulis muslim atau bukan?
setidaknya, lihatlah fakta. bukan masalah siapa yang berbicara. dan apakah mengherankan kalo - misalnya - seorang muslim menulis suatu otokritik tentang pola interpretasi ajaran agamanya sendiri? yah, saya sering melakukan hal itu ;)
jadi, apakah kita juga perlu bicara?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>Ferry ZK:::</b><br />
emang ngaruh gitu kalo yang nulis muslim atau bukan?<br />
setidaknya, lihatlah fakta. bukan masalah siapa yang berbicara. dan apakah mengherankan kalo &#8211; misalnya &#8211; seorang muslim menulis suatu otokritik tentang pola interpretasi ajaran agamanya sendiri? yah, saya sering melakukan hal itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
jadi, apakah kita juga perlu bicara?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kunderemp an-narkaulipsiy</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1535</link>
		<dc:creator>kunderemp an-narkaulipsiy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 04:55:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1535</guid>
		<description>the best article I read for the last two weeks in my isolation.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>the best article I read for the last two weeks in my isolation.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ferry ZK</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1534</link>
		<dc:creator>Ferry ZK</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 04:45:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1534</guid>
		<description>@ sora9n

Anda sendiri muslim atau non muslim ? kalau dilihat postingan anda jelas anda menulis tentang pengikut muslim, kalau anda non muslim saya maklum dan bisa mengerti kenapa postingan anda seperti ini, kalau anda muslim mari kita bicara lagi.

Salam Damai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ sora9n</p>
<p>Anda sendiri muslim atau non muslim ? kalau dilihat postingan anda jelas anda menulis tentang pengikut muslim, kalau anda non muslim saya maklum dan bisa mengerti kenapa postingan anda seperti ini, kalau anda muslim mari kita bicara lagi.</p>
<p>Salam Damai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1524</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 15:22:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1524</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ almuhandis&lt;/b&gt;

Terima kasih atas kunjungannya (lagi). :P

Kami juga tidak berniat menjatuhkan, kok. Post ini pun sekadar sumbang saran yang bisa saya/kami berikan lewat blog. 

Salam hangat juga. BTW, saya percaya kok bahwa Mas Almuhandis ini nggak termasuk ADK yang berpikir sempit dan terburu-buru. ;)

&lt;blockquote&gt;Salam hangat dari yogya..&lt;/blockquote&gt;

Salam hangat juga. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ almuhandis</b></p>
<p>Terima kasih atas kunjungannya (lagi). <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kami juga tidak berniat menjatuhkan, kok. Post ini pun sekadar sumbang saran yang bisa saya/kami berikan lewat blog. </p>
<p>Salam hangat juga. BTW, saya percaya kok bahwa Mas Almuhandis ini nggak termasuk ADK yang berpikir sempit dan terburu-buru. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>Salam hangat dari yogya..</p></blockquote>
<p>Salam hangat juga. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1522</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 15:15:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1522</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ Kang Wahana&lt;/b&gt;

Sebaiknya Anda baca dulu semua komentar saya (sebagai penulis) di post ini. Harusnya, dari situ, Anda bisa paham bahwa saya &lt;b&gt;tidak&lt;/b&gt; menggeneralisasi para AD/ADK/ADS itu sendiri. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ Kang Wahana</b></p>
<p>Sebaiknya Anda baca dulu semua komentar saya (sebagai penulis) di post ini. Harusnya, dari situ, Anda bisa paham bahwa saya <b>tidak</b> menggeneralisasi para AD/ADK/ADS itu sendiri. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: almuhandis</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1521</link>
		<dc:creator>almuhandis</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 14:59:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1521</guid>
		<description>AsS...
:D nimbrung lagi..
Buat sora9n : terima kasih atas saran tentang sekulerismenya.. tujuan kenapa saya tulis defenisinya diblog supaya teman2 ADK juga bisa ngerti.. semoga kedepannya kami semakin baik...

BTW, sense taman2 terhadap ADK cukup tinggi ya... Semoga semua ADK yang pernah berinteraksi dengan teman-teman bisa meninggalkan jejak yang baik.. bukan kedongkolan atas teori2 mereka, aktifitas2 mereka.. percayalah, kami juga banyak kekurangan.. :-)

wallahu&#039;alam...
Salam hangat dari yogya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AsS&#8230;<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  nimbrung lagi..<br />
Buat sora9n : terima kasih atas saran tentang sekulerismenya.. tujuan kenapa saya tulis defenisinya diblog supaya teman2 ADK juga bisa ngerti.. semoga kedepannya kami semakin baik&#8230;</p>
<p>BTW, sense taman2 terhadap ADK cukup tinggi ya&#8230; Semoga semua ADK yang pernah berinteraksi dengan teman-teman bisa meninggalkan jejak yang baik.. bukan kedongkolan atas teori2 mereka, aktifitas2 mereka.. percayalah, kami juga banyak kekurangan.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>wallahu&#8217;alam&#8230;<br />
Salam hangat dari yogya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jejakpena</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1517</link>
		<dc:creator>jejakpena</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 09:59:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1517</guid>
		<description>&lt;strong&gt; @ Kang Wahana &lt;/strong&gt;
&lt;blockquote&gt;emang generalisasi sudah sedemikian akut, contohnya aja yang bikin postingan ini yang juga sedang meng-generalisasi aktivis dakwah kita.
 &lt;/blockquote&gt;
Kalau artikelnya dibaca agak hati-hati juga jawaban-jawaban  komen dari penulis artikel di atas, mungkin retorika Mas ini bisa dibilang tidak betul lho Mas, :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong> @ Kang Wahana </strong></p>
<blockquote><p>emang generalisasi sudah sedemikian akut, contohnya aja yang bikin postingan ini yang juga sedang meng-generalisasi aktivis dakwah kita.
 </p></blockquote>
<p>Kalau artikelnya dibaca agak hati-hati juga jawaban-jawaban  komen dari penulis artikel di atas, mungkin retorika Mas ini bisa dibilang tidak betul lho Mas, <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Kang Wahana</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1514</link>
		<dc:creator>Kang Wahana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 08:09:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1514</guid>
		<description>emang generalisasi sudah sedemikian akut, contohnya aja yang bikin postingan ini yang juga sedang meng-generalisasi aktivis dakwah kita.

betul? 
*bertanya seperti si kiwil menirukan alsennya om Zainudin mz*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emang generalisasi sudah sedemikian akut, contohnya aja yang bikin postingan ini yang juga sedang meng-generalisasi aktivis dakwah kita.</p>
<p>betul?<br />
*bertanya seperti si kiwil menirukan alsennya om Zainudin mz*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1509</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2007 19:21:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1509</guid>
		<description>&lt;b&gt;@ Ferry ZK&lt;/b&gt;

1. Tunggu, terminologi &quot;kaum&quot; itu bisa didefinisikan sebagai &quot;sekelompok&quot; atau &quot;ras&quot;... secara literal, maknanya bukan &quot;sebagian besar&quot;, tapi mencakup seluruhnya. Coba cek di kamus deh. :)

Tentunya beda kasus kalau pakai totem proparte; tapi orang propaganda biasanya nggak pernah pakai totem proparte. ;)

2. Lah, yang bilang saya mendukung sekularisme siapa? Kan saya udah tulis,

&lt;blockquote&gt;Ini bukan berarti saya pro-sekularisme, terutama dengan tulisan di atas. Tetapi, setidaknya, pelajarilah suatu istilah secara detail sebelum mengkambinghitamkannya&lt;/blockquote&gt;

&lt;i&gt;Stance&lt;/i&gt; saya soal sekularisme kayaknya nggak ada yang tau sejauh ini. Lha nggak pernah saya omongin, kok... :mrgreen:

3. Yang jelas ada yang ngomong kayak begitu. Kayaknya Anda nggak kenal, soalnya itu saya temukan sendiri.

BTW, tolong definisikan dong frase &#039;logika liar&#039;. Dan FYI, saya nggak pernah menyebut Al-Qur&#039;an dan hadits itu sebagai &#039;barang kuno&#039;, lho. :P

4. Yang memelintir siapa? 

Ada orang-orang yang percaya bahwa &#039;semua&#039; orang Amerika (dan sekutunya) layak dibunuh. Liat aja Bom Bali, yang korbannya mayoritas sipil Australia (kroni Amerika). Dan itu baru kroninya...

Masih yakin bahwa cuma pemerintahannya aja yang dibenci...? :mrgreen:

&lt;blockquote&gt;Tentu maksudnya agar lebih banyak lagi yang mengekor anda&lt;/blockquote&gt;

Memangnya saya bergerak ke arah mana, sampai diekorin? Saya kan cuma menyodorkan wacana buat ditelaah. ;)

&lt;blockquote&gt;kenapa mesti repot mensatukan pemikiran, kalau saya sih mencoba memberi perimbangan pemikiran he… he…&lt;/blockquote&gt;

Saya pun memberi perimbangan pemikiran, kok. Mereka berpikir begitu, saya beri begini. Definisi Anda agak kurang jelas, sepertinya. :mrgreen:

&lt;b&gt;:::::

@ Ruben ekor 9&lt;/b&gt;

&lt;blockquote&gt;Saya bertanya-tanya apa sepanjang hidup anda, anda pernah ga ketemu sama aktivis yang ga melakukan generalisasi berlebihan? &lt;/blockquote&gt;

Ya pernah lah. Kan saya tulisnya begini,

&lt;blockquote&gt;...para aktivis ini &lt;b&gt;biasanya&lt;/b&gt; terbawa pada pola pikir... &lt;/blockquote&gt;

Lihat ya, ada kata &lt;b&gt;&quot;biasanya&quot;&lt;/b&gt;. Secara logika, kata &quot;biasanya&quot; berarti menyatakan &quot;sebagian besar&quot;. Tentunya ada sebagian kecil sisanya yang beda, dong? :mrgreen:

Masa logika kayak gitu aja pake dibawa sewot, sih? ;)


&lt;blockquote&gt;hah? Jalan2 dong jangan cuma ngedekem di Indonesia saja. ke Eropa, Afrika atau Ke Amerika. Kenalanlah dengan aktivis di sana.&lt;/blockquote&gt;

Tentu, tentu. Tapi Anda harusnya bisa pakai &lt;i&gt;common sense&lt;/i&gt; bahwa saya sedang membicarakan aktivis di Indonesia pada umumnya. Toh pembaca blog ini mayoritas berdomisili di Indonesia, kan? 

Seandainya pun saya membahas aktivitas dakwah di Amerika Latin di blog ini, kayaknya nggak begitu efektif juga. Itu &lt;i&gt;mah niche segment&lt;/i&gt; dalam atensi pembaca. :) 

Btw, saya merasa baru di ad-hominem nih. Kenapa ya? :P

&lt;blockquote&gt;Gaul dong. Umroh atau pergi Hajji, sana! Kenalan dengan dengan muslim dari berbagai belahan dunia.&lt;/blockquote&gt;

Dan berapa banyak aktivis (serta umat muslim umumnya) yang bisa melakukannya? Pergi ke berbagai penjuru dunia hanya untuk berkenalan? &lt;i&gt;What a luxury to have&lt;/i&gt;. :D

&lt;b&gt;:::::

@ Ahmad&lt;/b&gt;

1) Ya nggak segitunya lah Mas... maksud saya kan cuma supaya orang-orang sadar bahwa ada orang-orang Yahudi yang peduli. Tentunya repot kalau kita harus menyebutkan secara kaku (e.g. 80.23% itu) -- tapi, ingatlah bahwa &lt;b&gt;ada&lt;/b&gt; di antara mereka yang sebenarnya mendukung umat muslim. Gitu... :)

2) Iya, memang ada agama/mazhab agama yang beranggapan demikian. Meski begitu, yang saya maksud di poin (2) adalah agar kita &lt;b&gt;teliti sebelum menyalahkan&lt;/b&gt; sebuah istilah.

Kalau misalnya kita udah menuduh sekularisme bla-bla-bla dan ternyata salah, apa nggak menjatuhkan citra diri itu namanya? ;)

3) Yang ini saya juga pernah mengalami, kok... ^^;;

4) Jawaban saya juga sama dengan nomor 1, kalau begitu. :P

&lt;b&gt;:::::

@ onoda&lt;/b&gt;

Ah, terima kasih. :D

Soal aktivis dakwah, tentunya saya juga tidak menggeneralisasi. Kan saya menulisnya dnegan kata-kata &quot;biasanya&quot;, &quot;pada umumnya&quot;, dsb. Contoh:

&lt;blockquote&gt;Tak peduli mereka itu aktivis dakwah tingkat sekolah, kampus, ataupun yang sudah senior, para aktivis ini &lt;b&gt;biasanya&lt;/b&gt; terbawa pada pola pikir generalisasi berlebihan — yaitu...&lt;/blockquote&gt;

Saya sendiri juga kenal baik dengan beberapa aktivis yang pikirannya tidak sesempit itu; mereka juga lebih hati-hati kok dalam melakukan generalisasi dan menarik kesimpulannya. ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@ Ferry ZK</b></p>
<p>1. Tunggu, terminologi &#8220;kaum&#8221; itu bisa didefinisikan sebagai &#8220;sekelompok&#8221; atau &#8220;ras&#8221;&#8230; secara literal, maknanya bukan &#8220;sebagian besar&#8221;, tapi mencakup seluruhnya. Coba cek di kamus deh. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tentunya beda kasus kalau pakai totem proparte; tapi orang propaganda biasanya nggak pernah pakai totem proparte. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2. Lah, yang bilang saya mendukung sekularisme siapa? Kan saya udah tulis,</p>
<blockquote><p>Ini bukan berarti saya pro-sekularisme, terutama dengan tulisan di atas. Tetapi, setidaknya, pelajarilah suatu istilah secara detail sebelum mengkambinghitamkannya</p></blockquote>
<p><i>Stance</i> saya soal sekularisme kayaknya nggak ada yang tau sejauh ini. Lha nggak pernah saya omongin, kok&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>3. Yang jelas ada yang ngomong kayak begitu. Kayaknya Anda nggak kenal, soalnya itu saya temukan sendiri.</p>
<p>BTW, tolong definisikan dong frase &#8216;logika liar&#8217;. Dan FYI, saya nggak pernah menyebut Al-Qur&#8217;an dan hadits itu sebagai &#8216;barang kuno&#8217;, lho. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>4. Yang memelintir siapa? </p>
<p>Ada orang-orang yang percaya bahwa &#8217;semua&#8217; orang Amerika (dan sekutunya) layak dibunuh. Liat aja Bom Bali, yang korbannya mayoritas sipil Australia (kroni Amerika). Dan itu baru kroninya&#8230;</p>
<p>Masih yakin bahwa cuma pemerintahannya aja yang dibenci&#8230;? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>Tentu maksudnya agar lebih banyak lagi yang mengekor anda</p></blockquote>
<p>Memangnya saya bergerak ke arah mana, sampai diekorin? Saya kan cuma menyodorkan wacana buat ditelaah. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>kenapa mesti repot mensatukan pemikiran, kalau saya sih mencoba memberi perimbangan pemikiran he… he…</p></blockquote>
<p>Saya pun memberi perimbangan pemikiran, kok. Mereka berpikir begitu, saya beri begini. Definisi Anda agak kurang jelas, sepertinya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ Ruben ekor 9</b></p>
<blockquote><p>Saya bertanya-tanya apa sepanjang hidup anda, anda pernah ga ketemu sama aktivis yang ga melakukan generalisasi berlebihan? </p></blockquote>
<p>Ya pernah lah. Kan saya tulisnya begini,</p>
<blockquote><p>&#8230;para aktivis ini <b>biasanya</b> terbawa pada pola pikir&#8230; </p></blockquote>
<p>Lihat ya, ada kata <b>&#8220;biasanya&#8221;</b>. Secara logika, kata &#8220;biasanya&#8221; berarti menyatakan &#8220;sebagian besar&#8221;. Tentunya ada sebagian kecil sisanya yang beda, dong? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Masa logika kayak gitu aja pake dibawa sewot, sih? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>hah? Jalan2 dong jangan cuma ngedekem di Indonesia saja. ke Eropa, Afrika atau Ke Amerika. Kenalanlah dengan aktivis di sana.</p></blockquote>
<p>Tentu, tentu. Tapi Anda harusnya bisa pakai <i>common sense</i> bahwa saya sedang membicarakan aktivis di Indonesia pada umumnya. Toh pembaca blog ini mayoritas berdomisili di Indonesia, kan? </p>
<p>Seandainya pun saya membahas aktivitas dakwah di Amerika Latin di blog ini, kayaknya nggak begitu efektif juga. Itu <i>mah niche segment</i> dalam atensi pembaca. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Btw, saya merasa baru di ad-hominem nih. Kenapa ya? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>Gaul dong. Umroh atau pergi Hajji, sana! Kenalan dengan dengan muslim dari berbagai belahan dunia.</p></blockquote>
<p>Dan berapa banyak aktivis (serta umat muslim umumnya) yang bisa melakukannya? Pergi ke berbagai penjuru dunia hanya untuk berkenalan? <i>What a luxury to have</i>. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ Ahmad</b></p>
<p>1) Ya nggak segitunya lah Mas&#8230; maksud saya kan cuma supaya orang-orang sadar bahwa ada orang-orang Yahudi yang peduli. Tentunya repot kalau kita harus menyebutkan secara kaku (e.g. 80.23% itu) &#8212; tapi, ingatlah bahwa <b>ada</b> di antara mereka yang sebenarnya mendukung umat muslim. Gitu&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2) Iya, memang ada agama/mazhab agama yang beranggapan demikian. Meski begitu, yang saya maksud di poin (2) adalah agar kita <b>teliti sebelum menyalahkan</b> sebuah istilah.</p>
<p>Kalau misalnya kita udah menuduh sekularisme bla-bla-bla dan ternyata salah, apa nggak menjatuhkan citra diri itu namanya? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>3) Yang ini saya juga pernah mengalami, kok&#8230; ^^;;</p>
<p>4) Jawaban saya juga sama dengan nomor 1, kalau begitu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>:::::</p>
<p>@ onoda</b></p>
<p>Ah, terima kasih. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Soal aktivis dakwah, tentunya saya juga tidak menggeneralisasi. Kan saya menulisnya dnegan kata-kata &#8220;biasanya&#8221;, &#8220;pada umumnya&#8221;, dsb. Contoh:</p>
<blockquote><p>Tak peduli mereka itu aktivis dakwah tingkat sekolah, kampus, ataupun yang sudah senior, para aktivis ini <b>biasanya</b> terbawa pada pola pikir generalisasi berlebihan — yaitu&#8230;</p></blockquote>
<p>Saya sendiri juga kenal baik dengan beberapa aktivis yang pikirannya tidak sesempit itu; mereka juga lebih hati-hati kok dalam melakukan generalisasi dan menarik kesimpulannya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shelling Ford</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1508</link>
		<dc:creator>Shelling Ford</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2007 17:26:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1508</guid>
		<description>Rizma:::
udah dikasih tau kalo uang sumbangan pembangunan mutu akademik buat belajar sama aku itu mahal?

Ruben ekor 9:::
mas...mas...mau jadi murid saya?
yakin? pertama2 harus yakin dulu kalo masnya ini jauh lebih mencintai diri mas sendiri dibanding gadis manapun yg paling mas cintai. kalo sudah menguasai tahap itu, percayalah, semuanya bakal jadi mudah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rizma:::<br />
udah dikasih tau kalo uang sumbangan pembangunan mutu akademik buat belajar sama aku itu mahal?</p>
<p>Ruben ekor 9:::<br />
mas&#8230;mas&#8230;mau jadi murid saya?<br />
yakin? pertama2 harus yakin dulu kalo masnya ini jauh lebih mencintai diri mas sendiri dibanding gadis manapun yg paling mas cintai. kalo sudah menguasai tahap itu, percayalah, semuanya bakal jadi mudah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: onoda</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1506</link>
		<dc:creator>onoda</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2007 15:40:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1506</guid>
		<description>tulisan yang bagus..
memang sebaiknya para aktivis dakwah tidak membikin stereotype terhadap kaum yahudi atau siapapun.
tapi juga sebaliknya,anda juga tidak bisa berbuat demikian dengan melakukan generalisasi berlebihan terhadap aktivis dakwah itu,karena tidak semua aktivis dakwah punya pandangan sepicik itu.

salam hangat,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisan yang bagus..<br />
memang sebaiknya para aktivis dakwah tidak membikin stereotype terhadap kaum yahudi atau siapapun.<br />
tapi juga sebaliknya,anda juga tidak bisa berbuat demikian dengan melakukan generalisasi berlebihan terhadap aktivis dakwah itu,karena tidak semua aktivis dakwah punya pandangan sepicik itu.</p>
<p>salam hangat,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ahmad</title>
		<link>http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1504</link>
		<dc:creator>Ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2007 09:25:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://omaigat.wordpress.com/2007/08/02/dakwah-tapi-kok-generalisasi-sih/#comment-1504</guid>
		<description>ikutan ah :

1) Kaum Yahudi itu laknatullah! Mereka tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina!

Seharusnya ungkapan ini bisa diterima krn ini hanya kalimat sederhana. Mayoritas orang (waras) mengakui kalau jumlah Yahudi yg tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina lebih bayank dari sebaliknya kan? Rasanya kok repot bgt kl harus pake kalimat kaku semisal 87,9125% Yahudi yg saya ketahui sampai dengan 2 Agustus 2007 tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina! Halah!
Ga usah berlebihan-lah, realistis aja!

2) Sekularisme sebaiknya dicegah. Kalau itu diterapkan, bisa-bisa ada pelarangan memakai jilbab seperti di Prancis sana.
cut..
Kenyataannya, “sekularisme” hanyalah sebuah konsep pemisahan agama dari sistem pemerintahan negara.

Kenyataannya (tanya pakar agama-bukan saya) pemerintahan negara adalah bagian dari ajaran agama! Kl ada agama yg tdk mengatur sistem pemerintahan negara itulah agama yg sekuler (dan patut jg dipertanyakan keasliannya, apakah benar dari Firman Tuhan, Opst!)

3) Kamu selalu menggunakan pendekatan logika, pasti kamu antek liberal ya!? 
Nah, yg ini saya setuju! Sebab sy pernah jadi korban mereka yg cuma modal dogma - ga mau diuji validitas agamanya! :)

4) Amerika itu setan besar musuh Islam!
Logika yg sama dg No. 1

Anyway, gw tertarik sama komennya Herianto, lain kali kita bisa tukar pikiran bareng ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ikutan ah :</p>
<p>1) Kaum Yahudi itu laknatullah! Mereka tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina!</p>
<p>Seharusnya ungkapan ini bisa diterima krn ini hanya kalimat sederhana. Mayoritas orang (waras) mengakui kalau jumlah Yahudi yg tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina lebih bayank dari sebaliknya kan? Rasanya kok repot bgt kl harus pake kalimat kaku semisal 87,9125% Yahudi yg saya ketahui sampai dengan 2 Agustus 2007 tak pernah mau peduli penderitaan kaum Muslim di Palestina! Halah!<br />
Ga usah berlebihan-lah, realistis aja!</p>
<p>2) Sekularisme sebaiknya dicegah. Kalau itu diterapkan, bisa-bisa ada pelarangan memakai jilbab seperti di Prancis sana.<br />
cut..<br />
Kenyataannya, “sekularisme” hanyalah sebuah konsep pemisahan agama dari sistem pemerintahan negara.</p>
<p>Kenyataannya (tanya pakar agama-bukan saya) pemerintahan negara adalah bagian dari ajaran agama! Kl ada agama yg tdk mengatur sistem pemerintahan negara itulah agama yg sekuler (dan patut jg dipertanyakan keasliannya, apakah benar dari Firman Tuhan, Opst!)</p>
<p>3) Kamu selalu menggunakan pendekatan logika, pasti kamu antek liberal ya!?<br />
Nah, yg ini saya setuju! Sebab sy pernah jadi korban mereka yg cuma modal dogma &#8211; ga mau diuji validitas agamanya! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>4) Amerika itu setan besar musuh Islam!<br />
Logika yg sama dg No. 1</p>
<p>Anyway, gw tertarik sama komennya Herianto, lain kali kita bisa tukar pikiran bareng &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
