Ditulis oleh sora9n
Sebentar lagi tanggal 17 Agustus. Tentunya ini terkait dengan ulangtahun negeri kita tercinta, yang sebentar lagi mencapai usianya yang ke-62.
Nah, seperti layaknya orang yang sedang berulangtahun, negeri kita pun perlu diberi ucapan selamat dan dilimpahkan doa. Jadi, kami di blog ini sengaja menerbitkan post khusus menjelang peringatan hari kemerdekaan tersebut.
Isinya? Tentu saja berupa rangkaian doa, agar negeri ini semakin maju di tahun-tahun yang akan datang.
OK, langsung sajalah. Mari kita sama-sama menundukkan kepala dan berdoa, menurut agama dan keyakinan masing-masing.
Berdoa, mulai…
Ya Tuhan, berikanlah kepada negeri kami umur yang panjang dan penuh berkah. Mudah-mudahan…
-
Para raja kecil di negeri kita bisa bersikap lebih baik dan mengayomi rakyat di kemudian hari,
Jumlah rakyat miskin betul-betul berkurang dan bukannya sekadar hasil olah statistik yang meragukan,
Para wong gede bisa jadi lebih dekat (dan tambah bisa memahami) kebutuhan rekan-rekannya yang masih wong cilik,
Negeri ini bisa memiliki calon legislatif yang lebih mumpuni,
… dan, mudah-mudahan, seluruh rakyat dan pemimpinnya senantiasa dijauhkan dari godaan kekuasaan.
Sedangkan para rakyatnya, jadikanlah agar mereka…
Bisa menjadi warga yang saling mempertahankan kerukunan dan silaturahmi,
Bisa menjadi bangsa yang cerdas dalam adu argumentasi dan debat,
…dan senantiasa terhindar dari kemiskinan yang menjerat.
Bantulah agar kami senantiasa menjadi orang-orang yang mulia, baik di dunia nyata maupun blogosphere,
Yang bisa bersatu dalam keragaman, tanpa harus saling hujat apalagi menghalalkan darah,
Dan bisa bersikap tegas dan bijak ketika melihat kekerasan sosial dan pembunuhan, bukannya diam ketika tiga-empat nyawa sudah melayang di depan mata.
Demikian doa dari kami, sesungguhnya tiada kuasa apapun dalam diri kami melainkan atas kehendak-Mu. Sesungguhnya segala yang benar datangnya hanyalah dari sisi-Mu, sedangkan kami hanyalah hamba yang selalu berbuat kesalahan.
Oleh karena itu, tunjukilah kami agar selalu menapaki jalan yang benar dan Engkau ridhoi. Rahmatilah agar bangsa ini, selepas ulangtahunnya yang ke-62 esok hari, bisa jadi lebih bijak — bisa menjadi lebih baik daripada hari yang lalu, dan memperbaiki segala hal yang kritik atasnya pernah kami muat (dan kami link) di blog ini.
Amiin.
…
Mudah-mudahan ini bisa jadi refleksi dan doa ulang tahun yang mujarab.
Ada yang mau menambahkan? ^^
Agustus 16, 2007 at 2:37 pm
Dan aku berdoa, semoga doa Nagabonar di “Nagabonar Jadi 2″ jadi kenyataan..
Agustus 16, 2007 at 3:48 pm
Do’a 17-an tahun ini :
Agustus 16, 2007 at 5:09 pm
Turut mengaminkan.
Btw, kok masuk tag `norak` ?
Agustus 16, 2007 at 5:35 pm
o mai gat
sudah merdeka 62 tahun ajah…….
rasanya masih terjajajajajajajaaaaaaaahhhhhhh
Agustus 16, 2007 at 6:03 pm
Bagaimana kalau kita mulai merdeka dari yang kecil dulu, yang dekat dulu…
Agustus 16, 2007 at 8:29 pm
[...] Omaigat [...]
Agustus 16, 2007 at 8:42 pm
Amieeennnnnnnnnn………….
Agustus 16, 2007 at 8:43 pm
Dalam setiap isakmu….
Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 62.
Merah Putih berkibar… tetapi entah kenapa, saya ingin melihat kibarnya dari arah timur menuju barat.
sumber dan inspirasi : MNC Jp, RCTI, Kompas.com, suara pembaharuan, beberapa blog, dll.
Tahun 2001, P…
Agustus 16, 2007 at 11:51 pm
Berdoa Dimulai…….. Amin
Agustus 17, 2007 at 3:44 am
amin..
tapi saya setuju banget deh.
Dari sekian banyak blog yg saya kunjungin, cuma mengkritik aja. Tapi ga ada do’anya sama sekali buat bangsa ini.
Kasian ya indonesia..udah 62 tahun. mulai ga diperhatiin tuh sama cucu &anaknya. dan mulai protes sehingga sifatnya kembali kekanak-kanakan.
Btw, salam kenal mas ^^v
Agustus 17, 2007 at 7:28 pm
Amin
Agustus 17, 2007 at 11:06 pm
amiin…
semoga, merdeka itu ada juga dalam diri kita..
merdeka dari kebergantungan terhadap makhluk,
merdeka dari sikap & sifat negatif yang masih membelenggu,
hakikat merdeka adalah ikhlas..
indahnya hidup jika disertai dg karunia keikhlasan..
Agustus 18, 2007 at 12:39 am
Amin.
Agustus 18, 2007 at 9:31 am
moga2 sepabola kita merdeka dari tangan2 pengurus PSSI yang korup dan mau populer dari cabang ini, dan yang hanya mau cari untung tanpa mau memikirkan kemajuan sepakbola nasional.
Amien!!
Agustus 18, 2007 at 12:26 pm
[...] Dan setiap kata yang terucap adalah do’a“ [...]
Agustus 18, 2007 at 5:39 pm
@ all
Terima kasih atas tanggapan dan tambahan doa-doanya.
:::::
@ #2 jejakpena
Kategorinya dipilih dengan mempertimbangkan penggunaan majas ironi.
Agustus 19, 2007 at 12:13 am
Sebelum komen…
Salam kenal duluh
*mbungkuk ala orang Jepang*
udah lurking di wadehel dan omaigat slamah kirah2 sbulanh, dan baru sekarang memberanikan diri buat ngomen
Sedih juga, ngga bisa ngerasin upacar 17an lagi, plus panjat pinangh… Walopun upacara hanyalah formalitas, tapi whatever lah
Yang penting rasanya…
Doa saya hanyalah… Moga2 umat Indo makin menyadari makna Bhinneka Tunggal Ika… Terutama umat islamnyah…
Amien…
*nangis haru*
Agustus 19, 2007 at 10:38 am
Amiiin…
BTW, akhir-akhir ini liat iklannya Gudang Garam di TV swasta cukup bagus. Disana digambarkan Indonesia bangkit dari yang semula tanah gersang menjadi wilayah yang hijau, subur dan makmur.
Semoga negara ini bisa berubah menjadi jauh lebih baik, bebas dari para koruptor
busuk, dan menciptakan generasi penerus yang sehat (tidak tercemar budaya korupsi).Agustus 19, 2007 at 5:28 pm
Amin juga
biar saya ini gimana
tetep aja orang Indo yang peduli dengan bangsanya
Semoga saja deh
majas ironi ya kok aku gak ngerti?
Agustus 19, 2007 at 7:03 pm
amiiiiiiieeennn..
*sambil makan kacang tirakatan*
Agustus 19, 2007 at 9:19 pm
@ Nott de Nutt
Salam kenal juga.
Terima kasih udah main dan ngomen di sini, mbak.
:::::
@ p4ndu_Y4m4to | -tikabanget-
Amiin…
@ secondprince
Maksudnya yang pakai majas ironi itu tag “norak” yang ada di post ini (jadinya berkebalikan). Post ini maksudnya serius kok, jadi bukannya satire atau ironi.
Agustus 19, 2007 at 10:33 pm
[B]@sora9n[/B]
Yahh… saya kayakny bakal terus lurking disini dan ninggalin komen2 nan GeJe
Yang sabar aja yagh, sorakun…. (gitu kan baca namanya?? bener kan?? bener kan?? Mwahahahah~ >D)
OOT!! *GeJe* mo trekbek blog sayah di username gimana yah?? Ko gabisa >< *nangis*
Agustus 19, 2007 at 10:52 pm
@ Nott De Nutt
Komentar GeJe? Eeh, sebaiknya jangan. Blog ini nggak membolehkan komentar OOT, soalnya. “Pertamax” yang nggak ada isinya juga dilarang lho. ^^
Kalau mau menampilkan URL di setiap komen, coba pergi ke wp-admin, terus klik “profil”. Ntar di situ ada bagian “info kontak”, bisa diisi sama alamat blog yang bersesuaian.
Agustus 19, 2007 at 11:21 pm
Ehhh!! udah bisa, udah bisa
*jabat tangan mas sorakun*
Kaga bakal cuma ninggalin komentar “Pertamax” lah, saya udah baca baek2 peringatannya *elus jenggot inivisible*
Yang maksudnya GeJe tuh komennya
Mas sorakun 17an kemaren ngapain aja??
Agustus 20, 2007 at 1:41 am
Oh iya ya,,
tanggal 17 kemaren Indonesia Ultah ya,,
Lupa,,
Hmm,, bikin kue yang lilinnya 62?
ditampar berkali kali?
dilempar pake telor busuk?
*emang yang ultah orang?*
eh? tapi kalo dibaca2 lagi, bisa diartiin konotatif juga ya,,Agustus 20, 2007 at 1:25 pm
Tanggal 17 kemaren ga ada lomba!!!
Huhuhuhuh, padahal tiap tahun gw slalu daptarh tarek tambang ><
Sekarang cuma numpang makan di KBRI…
Sedih
Agustus 20, 2007 at 2:17 pm
[...] Kemerdekaan Indonesia………… [...]
Agustus 22, 2007 at 5:07 pm
?
September 3, 2007 at 5:09 am
[...] Dirgahayu Indonesiaku – matahari cinta :: Kemerdekaan – Bu Emy :: Ini Indonesiaku – Nieznaniez :: Doa Tujuhbelasan Tahun ini – Omaigat :: Makna Kemerdekaan kita: Suatu Tinjauan Kimia – kang deKing :: Semuanya Aku Mau Curhat [...]
Oktober 29, 2007 at 1:16 pm
Aminnn…
tambah satu lagi : ya Tuhan, mudah-mudahan gempa gede gak terjadi lagi..