Mei 2007


Pagi hari (atau malam hari di belahan dunia lain), telah terjadi sesuatu yang luar biasa. Burung-burung terbang ke arah selatan, kucing-kucing mengeong, anjing-anjing menggonggong menyambut kedatangan para blogger Indonesia yang bersatu padu berkumpul dalam sebuah acara Konferensi Pers untuk meluncurkan blog baru bertitle omaigat.wordpress.com yang dibentuk oleh para blogger yang semuanya bersaudara.  nyang hangat nyang hangat…

Iklan

Diambil dari fatwa Syaikh Abu Khitan Al-Aqiqah :

Dalam seni bersilat lidah pada perkara-perkara agamis, acapkali terjadi beberapa situasi yang mewajibkan kita untuk menghujat. Nah, menghujat pada situasi seperti ini, harus dan mesti ditempatkan pada posisi tertentu — tidak bisa asal menggunakan caci maki standar saja. Terdapat trik-trik jitu yang saya kumpulkan dari beberapa bulan blogwalking ke tempat-tempat suci yang mempergunakan trik-trik serupa.

Lho? Kenapa? Oh, memang, menghujat tidaklah terpuji di mata Tuhan, tapi zaman sekarang ini, agama bukan hanya milik Tuhan, tapi juga sejumlah ulama-ulama dan geng-geng tertentu yang tidak seramah dan sebijaksana Tuhan. Kalau anda lebih menyukai Tuhan, silakan berhenti di sini. Kalau anda lebih menyukai mahdzhab-mahdzab, jenggot-jenggot, dan 70,000 bidadari™, silakan teruskan membaca 🙂

Silakan teruskan membaca…

Diambil dari fatwa Abu Faridz Al Ahlul Jannah:

Assalammualaikum pemirsa semua, berdasarkan keputusan bahwasanya saya diundang menjadi salah satu penulis di blog ini. Maka saya pun berusaha memutar otak lagi untuk bisa menyumbang tulisan. Dan kali ini tulisan saya masih tidak jauh dari masalah penghalalan darah. Saya ingin menuangkan kriteria orang orang yang darahnya berhak di halalkan beserta cara cara mengetahui ciri ciri laki laki ahli surga orang orang yang darahnya berhak dihalalkan.

Pertama, periksa kolom agama di KTP mereka, apakah di kolom itu tertulis Islam nama agama yang sama dengan agama anda, kalau iya, maka orang orang itu sudah memiliki kecenderungan untuk dihalalkan darahnya. Kenapa? Karena biasanya mereka itulah yang menyusup, dan menyamar menjadi orang orang yang seagama dengan anda. Padahal misinya adalah menyebarkan aliran sesat.

Kedua, jika tidak memungkinkan untuk anda memeriksa kolom agama di KTP, cukup perhatikan saja gerak gerik dan tingkah laku mereka. Kalau mereka menunjukkan gejala gejala cara beribadah dan mengucapkan salam yang hampir mirip tapi tidak sama persis dengan apa yang anda lakukan, sudah jelas sekali mereka adalah orang orang yang darahnya halal. Misalnya, ada suatu kaum yang memilih untuk mengikuti suatu aliran atau imam yang berbeda dengan anda, atau suatu kaum yang tidak mau mendengarkan penyesatan dan penipuan kritik dan saran saran dari anda, maka kaum itu adalah kaum yang berhak dihalalkan darahnya.

Ketiga, apabila terdapat suatu kaum yang menggunakan otak dan akalnya dalam menafsirkan hadis, dalil, ayat dan lain sebagainya. Atau tidak mau menerima terjemahan resmi dan maha benar dari golongan anda. Maka sah sudah darahnya untuk dihalalkan.

Keempat, apabila ada kaum yang merayakan hari besar keagamaan macam Idul Adha dan Idul Fitri, Natal, Ngaben dan lain sebagainya dalam waktu yang tidak bersamaan dengan anda, dapat dipastikan mereka adalah aliran sesat.

Lantas? Bagaimana dengan teman? Bisakan kita mengenali siapa teman kita? Bisa, bisa sekali, seorang idola dari kaum kita yang paling benar sudah memberikan wejangan dan tuntunannya dalam hal mencari teman. Salah satu ciri teman adalah orang orang yang tidak sesat. Lalu lagi, bagaimana kita tau orang orang yang tidak sesat? Orang orang yang tidak sesat adalah orang orang yang menerima apa apa yang diberikan oleh imam tanpa banyak bacot, protes apalagi sampai memepertanyakan keabsahan dan kevalidan dari kutipan kutipan/taklid/fatwa yang diberikan oleh imam. Ada lagi? Ada. Kalau menurut pengamatan dan penafsiran saya yang didasari dari sang tokoh itu. Kaum kaum yang suka memprovokasi dan memaksakan kehendak adalah rekan rekan kita. Sekian.

Sebelum membaca ayo rapihkan barisan anda dan pompakan semangat sampai kelojotan…Meski pemilu masih lama tidak ada salahnya bagi yang ingin menjadi caleg mari kita siapkan diri, jangan ragu-ragu silahkan berlatih… Mari siapkan amunisi untuk berlatih…

Wadehel sudah tewas? Betul, ‘kematian’ Wadehel adalah kehilangan besar bagi para kaum tertindas seperti kita. Tanpa Wadehel untuk mengomandoi kita, tentunya yang dikhawatirkan adalah wafatnya perjuangan — dan dimulainya era penjajahan intelektual yang dilakukan oleh sebagian oknum. Ujung-ujungnya, bisa jadi kita mulai berpikir bahwa menenteng ransel berisi C4 dan meledakkannya di waralaba McDonald’s di sekitar kita adalah suatu hal yang diridhai oleh Tuhan. Ini berbahaya, toh? Betul?

Gelagat-gelagat berbahaya pun mulai bermunculan. Beberapa kelompok yang tadinya menyatakan bahwa tidak akan mengurusi Wadehel lagi, datang melayat dengan kata-kata yang tidak menyenangkan. Salah seorang malah bersorak-sorai. Ini juga berbahaya, bukan? Bagaimana masa depan perjuangan kita? Nah, mungkin langkah pertama kita adalah mulai mencari pengganti Wadehel? Apa mungkin JoeSatch yang merupakan orang kedua setelah Wadehel yang darahnya sudah dihalalkan musuh? Oh, tunggu. Jangan maju sendiri-sendiri. Berbahaya!

Lalu…?

Maka dengan ini kami nyatakan bahwa perjuangan akan diteruskan dengan cara total football. Semuanya maju. Semuanya menulis. Desentralisasi. Semua nama yang kita lihat pada daftar koki, bisa menulis. Bisa menyumbangkan pikiran. Jadi tidak akan terlalu ad hominem lagi. Bersatu kita wadehel Teguh, bercerai kita runtuh 😛

Berlandaskan pemikiran itu, o m a i g a t pun lahir. Proyek bersama; sesama penganut Wadehelisme yang berjuang demi zaman pencerahan. Oleh sebab itu, jangan tangisi lagi ‘kematian’ Wadehel, ia tidak akan suka ditangisi. Mari teruskan perjuangannya saja.

Merdeka! 😀

* * *

Antobilang (2007/05/29 20:04:58): ada belum sih? wadefak.wordpress.com?
Geddoe (2007/05/29 20:05:27): bikin, yuk
Geddoe (2007/05/29 20:05:33): buat total football
Geddoe (2007/05/29 20:05:42): siapa yang mau nulis satir, oper ke sana
Geddoe (2007/05/29 20:05:44): gimana?
Geddoe (2007/05/29 20:06:03): mau mas joe, mas, atau saya, atau bu evy sekalipun :mrgreen:
Antobilang (2007/05/29 20:06:13): boleh sih
Antobilang (2007/05/29 20:06:19): ah udah ada yang pake mister
Antobilang (2007/05/29 20:06:22): 😦

Antobilang (2007/05/29 20:17:41): mungkin nama yang lain?
Antobilang (2007/05/29 20:17:52): whatthehell.wordpress.com?
Antobilang (2007/05/29 20:18:01): ah terlalu sulit dilafazkan
Geddoe (2007/05/29 20:18:05): omaigat.wordpress.com?
Antobilang (2007/05/29 20:18:32): wow
Antobilang (2007/05/29 20:18:38): wadehel banget tuh
Antobilang (2007/05/29 20:18:41): :mrgreen:
Antobilang (2007/05/29 20:18:48): cepat akuisisi
Geddoe (2007/05/29 20:19:07): sip