Diambil dari fatwa Abu Faridz Al Ahlul Jannah:

Assalammualaikum pemirsa semua, berdasarkan keputusan bahwasanya saya diundang menjadi salah satu penulis di blog ini. Maka saya pun berusaha memutar otak lagi untuk bisa menyumbang tulisan. Dan kali ini tulisan saya masih tidak jauh dari masalah penghalalan darah. Saya ingin menuangkan kriteria orang orang yang darahnya berhak di halalkan beserta cara cara mengetahui ciri ciri laki laki ahli surga orang orang yang darahnya berhak dihalalkan.

Pertama, periksa kolom agama di KTP mereka, apakah di kolom itu tertulis Islam nama agama yang sama dengan agama anda, kalau iya, maka orang orang itu sudah memiliki kecenderungan untuk dihalalkan darahnya. Kenapa? Karena biasanya mereka itulah yang menyusup, dan menyamar menjadi orang orang yang seagama dengan anda. Padahal misinya adalah menyebarkan aliran sesat.

Kedua, jika tidak memungkinkan untuk anda memeriksa kolom agama di KTP, cukup perhatikan saja gerak gerik dan tingkah laku mereka. Kalau mereka menunjukkan gejala gejala cara beribadah dan mengucapkan salam yang hampir mirip tapi tidak sama persis dengan apa yang anda lakukan, sudah jelas sekali mereka adalah orang orang yang darahnya halal. Misalnya, ada suatu kaum yang memilih untuk mengikuti suatu aliran atau imam yang berbeda dengan anda, atau suatu kaum yang tidak mau mendengarkan penyesatan dan penipuan kritik dan saran saran dari anda, maka kaum itu adalah kaum yang berhak dihalalkan darahnya.

Ketiga, apabila terdapat suatu kaum yang menggunakan otak dan akalnya dalam menafsirkan hadis, dalil, ayat dan lain sebagainya. Atau tidak mau menerima terjemahan resmi dan maha benar dari golongan anda. Maka sah sudah darahnya untuk dihalalkan.

Keempat, apabila ada kaum yang merayakan hari besar keagamaan macam Idul Adha dan Idul Fitri, Natal, Ngaben dan lain sebagainya dalam waktu yang tidak bersamaan dengan anda, dapat dipastikan mereka adalah aliran sesat.

Lantas? Bagaimana dengan teman? Bisakan kita mengenali siapa teman kita? Bisa, bisa sekali, seorang idola dari kaum kita yang paling benar sudah memberikan wejangan dan tuntunannya dalam hal mencari teman. Salah satu ciri teman adalah orang orang yang tidak sesat. Lalu lagi, bagaimana kita tau orang orang yang tidak sesat? Orang orang yang tidak sesat adalah orang orang yang menerima apa apa yang diberikan oleh imam tanpa banyak bacot, protes apalagi sampai memepertanyakan keabsahan dan kevalidan dari kutipan kutipan/taklid/fatwa yang diberikan oleh imam. Ada lagi? Ada. Kalau menurut pengamatan dan penafsiran saya yang didasari dari sang tokoh itu. Kaum kaum yang suka memprovokasi dan memaksakan kehendak adalah rekan rekan kita. Sekian.