Berdasarkan fatwa oleh Syaikh Abu Khitan Al-Aqiqah.

Kalau anda biasanya terlalu malas membaca yang panjang-panjang, atau membacanya asal-asalan dan urakan, lantas sok paham, mungkin ada baiknya saya menulis pendek saja. Siapa tahu anda benar-benar sibuk, bukannya tidak peduli dan rese🙂

.

.

.

“Ada orang-orang yang bilang; ‘Kita itu mesti percaya semua doktrin yang aneh, mencurigakan, dan ngawur karena kita itu diperintahkan untuk percaya. Jadi lakukan saja perintah-perintah yang nggak adil dan nggak toleran itu, karena kita diperintahkan seperti itu!’ Nah, orang yang seperti ini memang sangat pintar sekali🙂 Yakinlah, yang bisa membuat kita percaya yang nggak masuk akal, bakal sanggup membuat kita melakukan yang perbuatan yang aneh-aneh dan nggak manusiawi.

Kalau akal anda, yak, barang berharga yang dikasih Tuhan itu, sudi untuk percaya yang ngawur-ngawur, maka dia juga nggak bakal mencegah anda melakukan hal-hal keji yang sebenarnya hati anda (yang juga dikasih Tuhan itu) nggak merestui. Kalau sebagian dari jiwa anda sudah memberi ruang pada doktrin-doktrin yang begini, lama-lama seluruh jiwa anda bakal dikuasai.

Naaah, dari sinilah, muncul semua kejahatan-kejahatan atas nama agama yang ada di dunia ini.”

Voltaire (dengan terjemahan bebas sekenanya)

.

.

.

Nah, dari sini, yakinlah, kalau anda sudah mulai bisa menjustifikasi bahwa Tuhan berniat menimpakan azab terberat di neraka pada seseorang yang ‘dosa’nya cuma sekadar memotret atau menggambar, lama-lama anda juga bakal berprinsip bahwa orang yang kolom agama di KTP-nya beda dengan anda itu, halal anda gorok lehernya, halal anda ludahi di jalan, dan haram anda tegur dan sapa🙂 Insya Allah anda bakal jadi brutal, deh😛

Semoga dapat diambil hikmahnya. Btw seperti yang saya catat di atas, quote Aa’ Voltaire itu terjemahan bebas saja, lho. Saya artikan kalimat per kalimat😛

Sekian dan terima kasih.