Agustus 2007


 Ditulis oleh Hiruta 

Ada yang suka dikritik? Terserah. Mau itu kritik pedas, asal bunyi, memang `niat`, cuma karena sinis dan sebagainya, yang jelas kritik.

Bisa jadi ada orang yang bakal menjawab seperti ini, “ya, saya suka dikritik dengan syarat…”  :
1. Kritiknya tidak asal bunyi

2. Cara menyampaikan kritiknya harus oke (menurut saya lho) dan berkenan di hati saya

3. Latar belakang kritikus itu harus jelas dulu, kapasitas ilmunya, kelakuannya, sikapnya, siapa dia (jangan-jangan malah musuh saya kan?)

4. Maksud dari kritikan itu harus jelas dulu, ingin keadaan ke arah yang lebih baik, sekedar berkoar-koar melepas stress ataukah upaya jahat ingin menjatuhkan saya.

5. kritik itu tidak menganggu kenyamanan saya.

Lanjut baca !

Iklan

Ditulis oleh sora9n

 

Sebentar lagi tanggal 17 Agustus. Tentunya ini terkait dengan ulangtahun negeri kita tercinta, yang sebentar lagi mencapai usianya yang ke-62.

Nah, seperti layaknya orang yang sedang berulangtahun, negeri kita pun perlu diberi ucapan selamat dan dilimpahkan doa. Jadi, kami di blog ini sengaja menerbitkan post khusus menjelang peringatan hari kemerdekaan tersebut.

Isinya? Tentu saja berupa rangkaian doa, agar negeri ini semakin maju di tahun-tahun yang akan datang. :mrgreen:

Apa saja isi doanya?

Ditulis oleh sora9n

 

Anda mungkin pernah menonton sebuah tayangan bergenre SETANTRON™. Kalau begitu, Anda harusnya tahu hal-hal macam apa yang biasanya menimpa gadis tokoh utama di berbagai serial tersebut.

Percayalah, mereka benar-benar mengalami kisah hidup yang berat!!

Bagaimana sih beratnya?

Ditulis oleh Hiruta

Tulisan ini ada sebagai salah satu bentuk keprihatinan saya dengan fenomena yang terjadi belakangan saat ini, dan saya pikir ini ada hubungannya dengan salah satu konsekuensi bahwa umat muslim di Indonesia terbagi ke dalam beberapa jamaah/pergerakan (atau dikenal juga dengan istilah harakah) yang masing-masing jamaah/pergerakan ini memiliki pengikut setianya sendiri-sendiri. Maka, kita mulai dari sini.

Apa yang membuat seseorang dan beberapa lainnya begitu keukeuh dan ngotot saat mengatakan bahwa ”Pokoknya™, kamilah yang paling benar!”?

Yak, sampai disitu, kita berhenti dulu, mari sebentar kita tilik bahasan berikut.

Suatu Senin, saya mendapat jadwal untuk kuliah Theory of Cross Cultural Communication, di mana kuliah ini menghadirkan pelajarannya dalam bentuk film yang ditonton oleh seisi kelas. Ah ya, jika Anda penasaran lebih lanjut tentang kuliah saya yang satu ini, Anda bisa membaca sedikit tentangnya di sini :mrgreen: . Sebelum film untuk hari itu dimulai, dosen saya membahas sedikit tentang bagaimana peradaban dan kebudayaan di dunia menjadi sedemikian beragamnya – dan, tidak bisa dipungkiri, ada kebudayaan dari bangsa tertentu yang berperan besar dalam mempengaruhi kebudayaan dunia pada umumnya.

Tunggu, lalu apa hubungannya dengan paham Pokoknya™ itu?

Ditulis oleh Sousakiy Ibnu Mishrilliy

 

Catatan:
Post ini terutama ditujukan untuk para aktivis dakwah Islam. Pembaca dari kalangan non-muslim mungkin membutuhkan beberapa informasi latar yang tak dicantumkan di sini.

 

Ada satu logika berpikir yang cukup membuat saya tergelitik, terutama ketika berdiskusi dengan para aktivis dakwah. Tak peduli mereka itu aktivis dakwah tingkat sekolah, kampus, ataupun yang sudah senior, para aktivis ini biasanya terbawa pada pola pikir generalisasi berlebihan — yaitu mengkotak-kotakkan dan memukul rata berbagai istilah yang mereka pergunakan. Padahal, kalau mereka mau teliti, sebenarnya generalisasi mereka itu tak akurat; kalau tak boleh dibilang sebagai salah sama sekali.

Sayangnya, kesalahan macam ini biasanya justru diabaikan — dan kebanyakan malah dipercaya sebagai “kebenaran” di kalangan para aktivis tersebut. Untuk alasan apa, hanya Tuhan (dan mereka) yang tahu. 🙄

Jadi, dalam post ini, saya akan membahas tentang beberapa generalisasi mereka yang salah kaprah tersebut — sekaligus mencoba meluruskannya semampu saya. Harap diingat bahwa tulisan ini bukan ditujukan untuk menjatuhkan kegiatan aktivis dakwah pada umumnya; melainkan sebagai masukan untuk dipertimbangkan.

Anda setuju? Lanjut…