Basa-basi


oleh sora9n

 

 
Akhirnya saya sempat juga menulis di blog ini lagi. Meskipun begitu, ini bukan post bertema sosial seperti biasanya. Sebaliknya, saya hendak memperkenalkan beberapa perubahan yang diterapkan di blog satu ini. 😉

Jadi, begini. Setelah 12 hari melakukan hiatus disertai dengan dua minggu jarang online, saya kembali mengurus blog ini. Ada beberapa hal yang sempat saya evaluasi, sehubungan dengan blog ini, dalam beberapa waktu terakhir itu. Dan oleh karena itu, ada beberapa perbaikan yang (saya rasa) cukup perlu untuk dilaksanakan di blog ini.

Apa saja perubahannya? Here goes…

Lanjutkan membaca…

Ditulis oleh sora9n

 
Anda kagum pada wadehel? Ya! Wajar! Wadehel adalah seorang blogger yang tiada tanding. Dialah yang paling vokal berteriak ketika yang lain diam. Bahkan ketika dia masih hidup, semua masalah sosial dilibasnya tanpa ampun. Bagi Anda, Wadehel adalah pahlawan! Superhero! Pemimpin besar revolusi!!

Ya, ya… saya tahu Anda kagum padanya. Tapi…?

Ditulis oleh Evy

Seorang bule nashoro bertanya “Are you mosleem? Do you know what is Syiah and Sunny? Are they both mosleem? Why they kill each other?” Trus kalo kita ndegerin hal spt itu.. kiro2 sing disebut wong Islam yang mana.. apa semuanya bukan orang Islam.. atau mungkin hanya salah satu aja yg Islam..?

Terus?

Berdasarkan fatwa oleh Abu Furomuri.

Berikut adalah petuah (yang tentu saja berpura-pura resmi, tanpa dalil dan unreliable) bagi Anda yang ingin membangun masjid, atau sudah membangun masjid tapi putus asa karena pemasukan yang senantiasa minim bahkan defisit. Jangan buru-buru frustasi sampai bunuh diri. Semoga wejangan berikut membantu. Tuhan Bersama kita.

Ingin cepat punya bisnis ini? Baca terus…

Written by Farido El Guevarra

Teruntuk seluruh manusia manusia berduit, kaum kapitalis, pejabat pejabat pemerintahan Negara Republik Indonesia. Pecinta dan anggota klub mobil sport dan harley mahal, pengemar dugem. Pendemo, baik dari kalangan mahasiswa ataupun rakyat sipil yang berhaluan kapitalis, demokratis, dan segala aliran aliran yang dianggap kanan lainnya (termasuk aliran agamis). Masih ingatkah kalian semua dengan peristiwa peristiwa di bawah ini?

1. Pemberontakan PKI Madiun

2. Pemberontakan G 30 S PKI

Yang kemudian diikuti dengan pengharaman dan pen”cap”an bahaya laten kepada Komunisme. Sebuah kejadian hampir terulang lagi, nampaknya bahaya laten Komunis mulai muncul lagi di negara bernama Indonesia ini. Simaklah berita pembantaian TNI AL terhadap manusia manusia di sebuah desa yang tanahnya menjadi bagian sengketa antara sipil dan militer.

Siapa sajakah yang dibantai oleh pasukan TNI AL? Tidak lain dan tidak bukan adalah rakyat kecil setingkat buruh dan tani. Dan sepatutnyalah kita berbahagia dengan keadaan yang terjadi. Karena kalian semua harus ingat, sebagai negara yang berhaluan kanan, anti komunisme dan aliran aliran kiri lainnya, TNI sudah melaksanakan tugas negara dengan baik.

Mereka, rakyat kecil itu amatlah dekat dengan buruh dan tani yang sesegera mungkin, cepat atau secepatnya akan menjelma menjadi kekuatan yang selama puluhan tahun kita takuti yaitu Komunisme! Mereka mereka itu menuntut persamaan hak, persamaan gaji dan pengusaan penuh oleh negara terhadap kekayaan agar bisa dimanfaatkann untuk kesejahteraan bersama para rakyat. Mereka (*Komunisme*) akan membuat kesukaan kita selama ini yang membeda bedakan kasta, harta dan tahta, termasuk faktor keturunan menjadi hilang. Tidak akan ada lagi yang namanya kafe khusus para pecinta harley, ataupun tempat nongkrongnya anak anak pengusaha kayu dan tambang. Yang ada hanya warung rakyat, yang semua harganya diatur pemerintah. Tidak bisa lagi kita membedakan diri kita dengan rakyat jelata karena pakaian kita akan dijatah dan disamaratakan, begitu pula alat transportasi. Ferrari ataupun Ford yang sudah kita beli dengan mahal akan diambil negara, ditukar dengan sepeda yang bentuknya sama persis dengan milik orang lain, bahkan yang sebelumnya lebih miskin daripada kita kaum kanan ini.

Maka dari itu, dukunglah pembantaian massal yang dilakukan oleh TNI AL, demi kemanan bangsa, demi ideologi negara, demi kelangsungan haluan kanan yang selama ini mensejahterakan seluruh sebagian rakyat Indonesia.

Originally written here with the more explicit content.

Sebuah fatwa yang (silakan cari jawabannya) dari seorang Abu Berry Al-Matisyahiddy.

————————————

Apakah kalian mengikuti salah satu agama yang tidak suka dengan kekerasan ? Tidak suka dengan kebathilan namun mengajarkan gaya Mahatma Gandhi, yaitu melawan tanpa kekerasan ?

Apakah anda adalah pengikut agama yang taat kepada Tuhannya, melaksanakan kewajibannya dan menghindari setiap larangannya ? Lagi, anda tidak suka dengan kekerasan…?

Apakah anda lebih suka untuk menjauhi setiap kehidupan duniawi dan lebih suka mengurus ke-rohani-awan anda ? Namun anda tidak suka mendakwahi orang ? Malas mengajak orang lain ke jalan yang anda yakini benar…?

Maka anda tidak perlu masuk ke dalam topik ini.

Onani kata-kata, sebuah frasa unik, lucu, berbau dosa, memancing kemarahan, aneh, menggugah, mengharukan atau justru membuka mata hati. Tergantung dari mana kita memandang dan menanggapinya.

Onani kata-kata, sebuah istilah yang digunakan seseorang untuk menyebut gerakan menulis di blog. Onani kata-kata. Sepertinya dipakai untuk menggambarkan kegiatan mencari kepuasan pribadi belaka dari menulis di blog.

Menulis di blog, atau kegiatan di blog lainnya yang kita sebut saja blogging, ternyata dinilai sia-sia. Persis seperti onani.

Benarkah?

Laman Berikutnya »